Sekdako Dumai Tersangka, KPK Segel Rumah Dinas
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 10 August 2017 08:08:11
Sekdako Dumai Tersangka, KPK Segel Rumah Dinas
KETERANGAN GAMBAR :
Diduga Karena Lima Paket Proyek Multiyears Ini, Setdako Dumai Dicekal KPK/ foto RRI news

DUMAI, UTUSANRIAU.CO - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara mendadak menyegel rumah dinas Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Dumai Muhammad Nasir, di Jalan Putri Tujuh, Kecamatan Dumai Timur, Rabu (9/8/17) sore.
 
Penyegelan rumah dinas tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Tidak dibenarkan seorangpun mendekati rumah dinas milik Muhammad Nasir tersebut.

Awalnya, Penyidik KPK hendak menggeledah rumah dinas tersebut. Namun niat itu tidak jadi dilakukan, mengingat penyidik KPK tidak membawa surat penggeledahan rumah dinas milik Sekda Kota Dumai tersebut.

Penyidik KPK hanya membawa surat perintah penggeledahan rumah kontrakan Muhammad Nasir yang notabenenya sudah tidak ditempati lagi usai dilantik menjadi Sekda Dumai di Jalan Raya Bukit Datuk.

Petugas KPK yang menggunakan 3 unit mobil menuju kontrakan. Tanpa hasil, petugas langsung menuju ke kediaman Dinas, dan melakukan penyegelan ke rumah dinas milik Sekda Kota Dumai.

Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting SIK saat dikonfirmasi melalui telpon seluler membenarkan bahwa pihak KPK telah berkoordinasi satu minggu yang lalu terkait kasus yang sedang dialami oleh Sekda Dumai saat ini.

"Hari ini kita hanya diminta untuk mengawal proses penyegelan dan itu untuk kasus H. Nasir Sekda Kota Dumai sewaktu bertugas di Kabupaten Bengkalis. Sebanyak 10 orang personil kita turunkan," tutup Kapolres.

Usai melakukan penyegelan, sejumlah wartawan mencoba melayangkan pertanyaan kepada penyidik KPK, tapi mereka hanya melambaikan tangan sembari masuk ke dalam mobil yang mereka tumpangi.

Sebagai data pendukung, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir sebagai tersangka dugaan korupsi proyek Multiyears saat yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis.

"Perkara Bengkalis, Tersangka HS dan MN. Sudah digeledah," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang melalui pesan elektronik yang diterima wartawan.

Saat Sekda Dumai Muhammad menjabat Kadis PU itu, Bupatinya adalah Herliyan Saleh. Tersangka satu lagi HS diketahui merupakan Direktur PT Nawatindo yang memenangkan paket proyek tersebut yang dikenal dengan nama Hobby Siregar.

Korupsi di Bengkalis itu diduga tekait Pelaksanaan Proyek Jalan Lingkar Rupat-Batu Panjang di Desa Pangkalan Nyirih di Pulau Rupat sepanjang 51 kilometer. Nilai proyek tersebut dikabarkan mencapai sekitar Rp500 Miliar.rtc/nur

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 23 Juli 2019 06:07:37
Dua Oknum Pejabat Inhu Kembali Menjadi Tersangka Korupsi
 Senin, 22 Juli 2019 17:21:12
KPK Soroti Dana Perjalanan Dinas, Sekdaprov Riau: Itu Tahun 2017....
 Minggu, 21 Juli 2019 08:07:48
Residivis Tindak Pidana Narkotika HS Berhasil di Tangkap Polisi
 Sabtu, 20 Juli 2019 06:07:25
Sat Reskrim Polres Inhil Berhasil Bekuk Pria Penghina Bupati Wardan
 Kamis, 18 Juli 2019 20:24:56
Humas PN Pekanbaru Lulus Tes Calon Pimpinan PN Klas I B
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca