Terkait Pemberian obat , Kadis Kesehatan Meranti Adakan Pertemuan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 10 August 2017 07:08:51
Terkait Pemberian obat , Kadis Kesehatan Meranti Adakan Pertemuan
KETERANGAN GAMBAR :
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, dr Irwan Suwandi/ Net

MERANTI, UTUSANRIAU.CO - Terkait pemberian obat  pada pasien bernama Pepi  Ramadhani  yang di duga korban  memaparkan  sebelumnya  tidak memili penyakit ataupun memakan obat  - obatan lain di karenakan ia , masih dalam  memberikan ASI untuk bayinya .

"Saya hanya memakan obat  yang di berikan  Dokter Deni saja ,  setelah makan obat itu seluruh badan saya terasa lemas , lutut lemah  tidak bisa  berjalan , kemudian telinga sebelah kiri  seperti kurang mendengar ," keluh pasien bernama Pepi Ramadhani .

Atas keluhan pasien tersebut  , terkait pemberian obat  oleh dokter  dari  managemen Puskesmas Tebing tinggi , Dinas kesehatan Kepulauan Meranti  adakan pertemuan dengan pihak keluarga  serta awak media .

Dalam konferensi pers  yang dilakukan di ruangan  Dr. Irwan Suwandi , kepala Dinas kesehatan   di dampingi  ketua IDI  Ajharul serta joko kepala  Puskesmas , mengatakan bahwa dokter  tersebut  tekah menjalankan tugas sesuai prosedur , walaupun nyatanya berdampak  tidak baik  untuk  kesehatan pasien  ( Pepi ) .

Dokter tersebut tidak bisa  kita bawa dalam pertemuan ini , dikarenakan Dokter praktek  di lindungi UU NO 09 tahun 2004 pasal 50 , jadi tidak bisa  main bawa saja , saya sudah menilai  obat ini kemarin, bulan januari  yang bersangkutan telah  menggunakan obat itu juga  dan terlihat biasa saja  .

Dalam data yang kita miliki obat - obatan  tersebut berjenis antibiotik , parasetamol, salbutamol ,  ambroksol  serta vitamin  ," ujar  ketua IDI  Kepulauan Meranti Ajharul saatdi temui  media di ruangan  Kadis  pada kamis ( 10/8/17) pagi .

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Irwan Suwandi mengungkapkan , bahwa sebelum nya Puskesmas  telah melakukan pemberitahuan  jika adnya  kendala  yang mencakup Pelayanan kepada masyarakat .

" Puskesmas setiap bulan melakukan evakuasi kerja kepada dokternya  tetap akan kita berikan nasehat , kami mengharapkan semua dokter bisa melayani dengan baik , dalam permasalahan ini  , kami akan mempelajari terlebih dahulu Dab kemudian  menindak lanjuti  seperti memberikan  teguran maupun pembinaan  ," ucapnya .

Kepala Puskesmas  Tebing tinggi Joko juga  menyampaikan , pihaknya  telah menjalankan tugas  sesuai prosedur ," jika adanya  kesalahan dalam memberikan obat  itu tidak mungkin di karenakan Dokter tersebut sah dokter program insentif  indonesia yang telah di uji oleh Negara ," jelas Joko .

Diwaktu yang sama Pepi  Ramadhani  di dampingi suaminya  Yudi  , meminta  solusi terbaik dari  pihak terkait  dengan memberikan pengobatan ulang  agar hal tidak di inginkan tidak terjadi  ," Dilakukan pengobatan ulang atau  cek Dokter spesialis saja agar tidak  terjadi apa -apa ," minta Pepi .
 (rls/na)

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 19 September 2017 05:09:42
Warga Rohul Dihimbau Waspada Terhadap Obat PCC
 Senin, 18 September 2017 01:09:03
Belum Memiliki Puskesmas yang Layak Warga Tanah Merah Mengeluh
 Rabu, 13 September 2017 04:09:11
Gubri Serahkan bantuan Kendaraan Operasional kepada Bupati kampar
 Rabu, 13 September 2017 04:09:02
Gubri Menandatangani Prasasti Peresmian Gedung UPTD Puskesmas Kampar Kiri Tengah
 Kamis, 24 August 2017 04:08:23
Distakan Temukan Hewan Kurban Terjangkit Cacingan
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca