Kaukus Perempuan Serukan Tolak Kunjungan Delegasi Myanmar
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 14 September 2017 12:09:45
Kaukus Perempuan Serukan Tolak Kunjungan Delegasi Myanmar
KETERANGAN GAMBAR :
Kaukus Perempuan Serukan Tolak Kunjungan Delegasi Myanmar

JAKARTA, UTUSANRIAU.CO - Kaukus Perempuan yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI), Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI), Maju Perempuan Indonesia (MPI) dan lain-lain menolak kunjungan seluruh delegasi Myanmar ke Indonesia karena Myanmar tidak menghargai hak-hak kemanusiaan. Kekerasan terhadap anak dan perempuan di Rakhine secepatnya harus dihentikan. 

"Kami menolak kunjungan seluruh delegasi Myanmar ke Indonesia karena peremuan dan anak-anak telah mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik maupun seksual serta ancaman pembunuhan, " kata Sekjen KPPI Irma Suryani Chaniago saat jumpa pers, di gedung DPR Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Didampingi Koordinator Presidium KPPRI GKR Hemas, Lena Mariyana Mukti (MPI) dan Dwi Septiawati Djafar (Ketum DPP KPPRI),  Irma Suryani Chaniago (KPPRI) menegaskan pihaknya menyerukan Myanmar memberikan keamanan dan keselamatan bagi perempuan dan anak-anak. "Myanmar harus  menyediakan dialog dan rekonsiliasi untuk mengakhiri kekerasan, diskriminasi dan pelecehan seksual, " ujar politisi dari Fraksi Partai Nasdem itu.

Sementara GKR Hemas menegatakan selain itu mendirikan pusat krisis, rehabilitasi dan penyembuhan traumatis, menyediakan zona aman bagi Rohingya dan relawan, melakukan proses identifikasi untuk menyatukan kembali anggota keluarga yang terpisah. “Myanmar mesti menyedikan tempat yang aman dan tidak terisolasi dari keluarga,” ujarnya.

Mantan Ketua DPD RI itu menyambut positif  usulan pemerintah Indonesia yang diberi nama ‘Formula 4 + 1’ di negara bagian Rakhine untuk memulihkan perdamaian dan memungkinkan akses bantuan kemanusiaan. "Kaukus juga mendesak agar Myanmar melakukan proses identifikasi untuk menyatukan kembali anggota keluarga yang terpisah dan menyediakan tempat aman bagi orang-orang terisolasi dari keluarga, " kata GKR Hemas. 

Sementara Lena Maryana Mukti mengungkapkan pihaknya akan melayangkan surat ke pimpinan DPR untuk melarang delegasi Myanmar ke Indonesia sebelum menyelesaikan masalah kemanusiaan di negaranya sendiri. "Kaukus akan fokus pendekatan menyelamatkan anak dan perempuan dan fokus pendekatan diplomasi kemanusiaan, " katanya.**bam

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 21 September 2017 04:09:33
Sidak Komisi IV DPR, BKP Harus Mampu Mengontrol Stabilitas Harga Pangan
 Rabu, 20 September 2017 09:09:40
BNPT Bersama Pelajar Cegah Terorisme
 Selasa, 19 September 2017 05:09:41
Kepala Daerah yang Terkena OTT Tetap Sah Hingga Inkracht
 Senin, 18 September 2017 06:09:33
Diperindag Rohul Akan Tindak Tegas Agen LPG Nakal
 Senin, 18 September 2017 06:09:43
MUNAS FPPTI: Pustakawan Harus Berinovasi dan Mempunyai Visi Jauh ke Depan
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca