Peluang Jokowi Menang Lebih Besar
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 03 Januari 2018 08:01:22
Peluang Jokowi Menang Lebih Besar
KETERANGAN GAMBAR :
Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait saat menjadi pembicara dalam diskusi Temuan Survei Nasional yang bertajuk “ Tahun Politik 2018:

JAKARTA, UTUSANRIAU.CO - Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) mengatakan Peluang Jokowi untuk menang kembali dalam Pilpres yang akan digelar pada tahun 2019  jauh lebih besar di banding SBY, saat menang pada Pilpres 2009. Penilaian tersebut dapat dilihat dari perbandingan elektabilitas SBY menjelang 2009 dan Jokowi menjelang 2019.  

“Berdasarkan data dai hasil survei SMRC menjelaskan trend  Jokowi lebih baik dibanding SBY saat itu,” kata Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait saat menjadi pembicara dalam diskusi Temuan Survei Nasional yang bertajuk “ Tahun Politik 2018: Kekuatan Partai dan Calon Presiden” yang digelar oleh Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/18).

Selain Maruarar hadir pula Direktur SMRC Djayadi Hanan, Politikus Partai Gerindra Feri Julianto, Waketum PAN Hanafi Rais, dan Politisi Partai Golkar Happy Bonne.

Maruarar menjelaskan berdasarkan hasil survei dengan pertanyaan semi terbuka, trend Jokowi terus mengalami peningkatan signifikan. Sementara itu, SBY sebagai petahana trendnya semakin menurun.

Namun demikian SBY dapat memenangkan Pilpres 2009 satu putaran dengan memperoleh suara mutlak 61 persen. Maka itu, Ara sapaan karib Maruarar optimistis Jokowi akan kembali menang di pilpres di 2019 nanti.

“Apabila melihat trendnya sekarang Jokowi yang semakin meningkat elektabilitasnya, saya optimis Jokowi akan kembali menang,” katanya.

Berdasarkan data survei yang dihimpun SMRC dengan pertanyaan semi terbuka, elektabilitas SBY dari September 2006 sampai Januari 2008 trendnya semakin menurun dari 46,9 persen hingga 33,1 persen. Sementara itu trend Jokowi dari Oktober 2016 sampai Desember 2017 terus meningkat dari 44,5 persen saampai 53,8 persen. **Bam   ​

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 18 Januari 2018 09:01:29
KPU Riau Tidak Persoalkan Jumlah Istri Paslon Pilkada
 Rabu, 17 Januari 2018 01:01:54
PDIP Sebagai Partai Pengusung Siap "Menangkan" Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno
 Selasa, 16 Januari 2018 05:01:04
27 DPD Hanura Restui Oso Diberhentikan
 Selasa, 16 Januari 2018 05:01:12
Zulkifli Hasan Dukung Doktor Pancasila Jabat Wakil Ketua MPR
 Selasa, 16 Januari 2018 05:01:49
Petrus: Penunjukkan Daryatmo dan Suding Inkonstitusional
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca