Ada Yang Bawa Clurit, Pelajar Bengkalis Akan Tawuran, Diamankan Satpol PP
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 14 Januari 2018 08:01:47
Ada Yang Bawa Clurit, Pelajar Bengkalis Akan Tawuran, Diamankan Satpol PP
KETERANGAN GAMBAR :
Satpol PP Bengkalis Amankan Sekelompok Pemuda Akan Lakukan Tawuran

BENGKALIS , UTUSANRIAU.CO - Kota Bengkalis selama ini identik kota yang tenang suasana malam nyaman akhirnya mulai tertular virus dari kota - kota besar adanya  kelompok pemuda  nongkrong di persimpangan jalan yang akan tawuran. Untuknya Satpol PP Bengkalis mencium gelagat itu langsung melakukan penahanan. Mirisnya lagi, mereka masih kalangan pelajar dan sebagian mereka sudah tidak sekolah (putus sekolah).

Tidak main-main para pelaku tawuran juga membekali diri mereka dengan berbagai benda dan senjata tajam. Menurut keterangan Kepala Bidang Trantib dan PPD Satpol PP Kabupaten Bengkalis, Hengki Irawan, pelaku tawuran ada yang membawa senjata tajam jenis celurit.

“Miris sekali, tak pernah terjadi di Bengkalis sebelum ini, sekarang sudah muncul benih tawuran antar kelompok. Bukan sekadar perkelahian biasa, tapi mereka membekali diri dengan senjata berbahaya,” ujar Hengki saat dihubungi wartawan, Minggu (14/01/18).

Diceritakan Hengki, baru-baru ini pihaknya mendapat informasi dari masyarakat, bahwa telah terjadi tawuran antar kelompok di Jalan Tandun Kelurahan Damun Kecamatan Bengkalis. dan dikawatirkan, aksi tawuran tersebut akan terus meluas dan bakal menelan korban.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Minggu (14/01/18) dini hari, pihaknya menugaskan empat orang anggota Satpol PP untu standby di sekitaran jalan Tandun. Ternyata benar, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, anggota di lapangan melihat gelagat mencurigakan.

“Ada sekelompok orang berkumpul di jalan Tandun dan mereka membawa benda-benda yang kita duga sebagai senjata yang akan digunakan saat tawuran. Sebelum terjadi hal-hal tak diinginkan, anggota di lapangan langsung bergerak mengamankan sejumlah pelaku,” ujar Hengki.

Ada 6 pelaku yang berhasil diamankan, dari ke enam pelaku tersebut ada yang masih duduk di bangku SLTA, diantaranya tiga siswa YPPI, satu siswa SMPN 3, dan selebihnya anak putus sekolah.

“Kedua kelompok yang ingin tawuran ini bukan warga Tandun atau Kelurahan Damon, mereka warga dua desa lain yang tak ada kena mengena dengan Damon. Tapi mereka memilih lokasi tawuran di Damon (jalan Tandun),” sebut Hengki lagi.

Hasil interogasi ke enam pelaku, aksi yang akan mereka lakukan pada Minggu (14/01/18) dini hari tersebut adalah aksi yang kedua, pada minggu sebelumnya mereka sudah melakukan aksi tawuran di tempat yang sama.

Pihaknya kata Hengki terpaksa memanggil para orang tua untuk menjemput anak-anak mereka dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Heran kita, tak pernah ada tawuran pelajar di tempat kita ini, apalagi aksinya dilakukan tengah malam buta seperti ini. Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran bagi kita, untuk senantiasa mangawasi anak-anak kita,” harap Hengki.(yul)

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 18 Januari 2018 11:01:30
Kades Rantau Panjang di Lantik, Ini Harapan Bupati Inhil
 Rabu, 17 Januari 2018 11:01:34
HM.Wardan: ASN di Tuntut Pahami Peraturan Perundang-undangan
 Jumat, 19 Januari 2018 06:01:07
PDI Perjuangan Akan Kawal Pansus Ranperda Zakat
 Jumat, 19 Januari 2018 06:01:52
Ayat Cahyadi Hadiri Sosialisasi SMA Pradita Dirgantara
 Jumat, 19 Januari 2018 06:01:24
Pengusaha Reklame Rusak Pohon Akan Didenda Rp50 Juta
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca