Kasatpol PP: Pendekatan Persuasif & Koordinasi untuk Tegakkan Perda
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 14 Januari 2018 08:01:16
Kasatpol PP: Pendekatan Persuasif & Koordinasi untuk Tegakkan Perda
KETERANGAN GAMBAR :
Kaban Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Setelah resmi dilantik beberapa waktu lalu, Kaban Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono akan melakukan terobosan dan inovasi terbaru dalam rangka menegakkan peraturan daerah di masa akan datang. Cara sebelumnya dengan melakukan razia menurut Agus sudah lama dan kuno, sehingga ia akan membuat strategi yang baru yakni dengan cara pendekatan persuasif dan berkoordonasi dengan semua pihak.
  
Demikian dikatakan Kaban Satpol PP Agus Pramono kemarin."Karena dengan razia tentu akan memicu kekerasan dan fisik. Oleh sebab itu, kedepan kita akan lakukan dengan cara koordinasi dan pendekatan, sehingga permasalahan penegakan perda di Kota Pekanbaru akan berjalan aman dan lancar tanpa adanya benturan dan kekerasan fisik,: ungkap mantan Kepala Kesbagpol Pekanbaru ini.

Diuraikan Agus,  untuk mengatasi pelanggaran Perda di Pekanbaru tidak harus mengunakan kekerasan, tapi cukup dengan koordinasi dengan semua pihak.
      
Dicontohkan, Agus seperti  penertiban di tempat panti pijat di Pekanbaru. Ia  tidak akan melakukan razia beramai - ramai seperti pada waktu sebelumnya.   "Kita cukup dengan mensiagakan personil di tempat rawan prostitusi.. Dengan begitu , pihaknya yakin para.pekerja  akan gulung tikar di Pekanbaru," ujar Agus.
  
Ditambahkan Agus, selain itu anggotnya duduk-duduk di tempat panti pijat tersebut.

Kita yakin  tidak ada pelanggan yang datang. Dan mereka yang mau datang juga malu. Sehingga akhirnya mereka akan bangkrut sendiri, " ungkap Agus. 
   
Diterangkan Agus, begitu juga dengan  penertiban terhadap Pedagang kaki lima (PKL), jika mereka mulai menggelar dagangannya pukul 05.00 subuh, maka anggota Satpol PP akan menggelar operasinya lebih awal dari itu yakni pukul 04.00 WIB.
     
"Untuk penertiban perda , kami berupaya semaksimal mungkin untuk tidak menyerak nyerak dagangan pedagang tersebut. Namun,  kami menghentikan mereka dengan cara  membuka lapaknya di lokasi dilarang untuk berdagang, sehingga tidak ada kekerasan yang terjadi," sebut Agus.

 Cek Seluruh Anggota dan Aset
    
Kaban Satpol PP yang baru ini memang dikenal tegas dan punya karakter yang spesial. Maklum ia merupakan mantan dari anggota TNI, sehingga dalam menjalanlan tugas tentu disiplin. 

Sepekan sejak.dilantik Agus Pramono mulai bergerak dan memjalankan tugasnya sebagai Kaban Satpol PP Kota Pekanbaru. Seiring dengan itu, ia telah melakukan pengecekan terhadap anggotanya yang bekerja di Satpol PP. 

"Saya sudah melakukan seluruh anggota Satpol PP yang Kita fokuskan reklame yang sifatnya merek toko, atau iklan-iklan atau merek papan nama yang menempel. Kayak merek toko seperti toserba apotik, toko kue, karena dia ada mereknya. Jadi reklame itu yang kita sasar (tak bayar pajak,red). 

Jadi kita imbau segera lah bayarkan pajak reklamenya," jelas Andri.. Baik yang bekerja di kantor camat, di dinas, di rumah dinas walikota dan wakil walikota. Pengecekan ini saya lakukan untuk memastikan bahwa mereka benar-benar ada dan bekerja sebagai anggota Satpol PP . 

Karena saya tidak mau namanya ada di kantor, tetapi orangnya tidak ada, makanya dengan adanya pengecekan ini tentu akan jelas data semua anggota Satpol PP yang bekerja," ungkap Agus.
   
Diterangkan Agus, selain mengecek anggotanya, ia juga mengecek aset kendaraan operasional Satpol PP yang ada di kantor Satpol PP." Sebab untuk melakukan patroli tentu kita perlu mobil yang bisa dipakai ke lapangan untuk melakukan penertiban.Jadi kita tahu mana saja mobil yang bisa dipakai atau tidak," ujar Agus.

Lebih jauh dikatakan Agus, ia juga mengharapkan kepada anggota Satpol PP harus bisa memahami tugasnya masing-masing.
     
"Dalam menjalankan tugas, kalian harus tahu apa tugas kalian. Selain itu, kalian harus tahu siapa pejabat di tempat kalian bertugas, jadi tidak hanya sekedar berjaga saja,," ungkap Agus.
  
Terakhir Agus juga menjelaskan bahwa sebagai angota Satpol PP harus bekerja dengan menegakkan disiplin, karena dengan disiplin maka bekerja akan profesional dan lebih maksinal.
    
"Saya tekankan bahwa bekerja sebagai angota Satpol PP sebuah kehormatan. Oleh sebab itu, saya minta kepada anggota Satpol PP marilah bekerja dengan disiplin yang tinggi. Selain itu, tunjukkan lah jika pekerjaan ini merupakan suatu kebanggaan," harap Agus sembari mengatakan, jika di bawah kepemimpinannya kedepan Satpol PP akan melakukan perubahan yang lebih baik lagi.**ur2

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 21 Oktober 2018 11:10:44
Setelah di Rumahkan 4.000 Lebih, Pemkab Rohil Rekrut Tenaga Honor Sesuai Kebutuhan
 Minggu, 21 Oktober 2018 10:10:13
Berikut Lokasi Tes CPNS di Riau
 Minggu, 21 Oktober 2018 10:10:29
Berikut Pengumuman Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa P2KTD
 Minggu, 21 Oktober 2018 10:10:16
BKPP Rohul: Banyak Pelamar Tidak Sesuai Formasi, Ada Ratusan Berkas Pendaftaran CPNS Yang TMS
 Sabtu, 20 Oktober 2018 11:10:10
65 Ha Lahan Sawah Desa Redang, Kecamatan Rengat Barat Terendam Banjir
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca