Pasokan Beras Menurun, Harga Beras Melonjak
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 15 Januari 2018 05:01:27
Pasokan Beras Menurun, Harga Beras Melonjak
KETERANGAN GAMBAR :
PEDAGANG BERAS

ROKAN HULU, UTUSANRIAU.CO - Harga jual beras di kabupaten Rokan Hulu (Rohul), saat ini mulai merangkak naik. dari pantauan di sejumlah pasar dan pedagang beras, kenaikan beras terjadi pada beras asal Palembang, Sumatara Barat dan Sumatra Utara. kenaikan harga beras inipun mulai membuat warga di rohul menjerit,  ditengah ekonomi masyarakat yang serba sulit.

Menurut salah seorang pedagang,  Zubaidah, Minggu (14/1/2018) kenaikan harga beras ini masih terbilang wajar. hal ini mengingat, sebagian besar petani saat ini belum melakukan panen raya.

"Kalau harga beras sih, memang agak naik dalam beberapa bulan ini, tetapi kenaikan itu masih dalam batas kewajaran, dikarenakan sebagian besar petani, belum panen raya, tetapi biasanya, harga beras itu akan turun setelah sejumlah daerah pemasok beras panen raya,"kata Pedagang Beras, Zubaidah, Minggu (14/1/2018).

Disinggung terkait rencana pemerintah untuk melakukan impor beras guna menstabilkan harga beras ini, sebagai pedagang, Zubaidah tidak mempermasalahkanya.

"kalau memang ada beras impor ya kita terima, kita kan hanya sebagai penjual pak,"kata zubaidah.

Kenaikan harga beras di rokan hulu ini justru mulai membuat warga di pasirpengaraian menjerit. Pasalnya, kenaikan harga beras ini, terjadi ditengah kondisi ekonomi warga, yang masih sulit, serta naiknya harga kebutuhan pokok lainya.

"ya, kenaikan beras ini sangat memberatkanlah, soalnyakan barang-barang kebutuhan pokok lain, seperti cabe juga naik, apalagi pendapatan tidak naik, sementara harga naik” keluh Yusmarita, Minggu (14/1/2018) salah seorang Warga Pasirpengaraian.

Yusmarita mengaku, untuk menyipaki kenaikan beras serta harga kebutuhan pokok lainyA, dirinya terpaksa harus berhemat agar kebutuhan keluarga lainya bisa terpenuhi.

Kenaikan Harga beras di rohul ini terjadi dikisaran 10 persen dari harga normal. untuk beras asal sumut, seperti CML naik dari Rp. 100 ribu menjadi Rp. 108 ribu per 10 kg. kenaikan juga terjadi pada beras asal sumut, seperti beras jenis kuku balam yang naik dari rp. 115 ribu menjadi 120 ribu per 10 kg.

Untuk beras dari palembang seperti beras merek Topi Koki, naik dari Rp 105 ribu menjadi 123 ribu per 10 kg. demikian juga beras asal palembang lainya seperti jenis mawar yang naik dari  Rp. 110 Ribu menjadi Rp. 125 ribu per 10 kg. beras anak daro dari sumatera barat, naik dari 110 ribu menjadi 125 ribu per 10 kg.(ar)

 

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 21 Februari 2018 06:02:00
Pjs Bupati Inhil Ikuti Rakornas Persiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018
 Kamis, 22 Februari 2018 05:02:31
PJ Bupati Inhil Temu Ramah dan wSerahkan E-KTP Kepada Warga Desa Sungai Intan
 Kamis, 22 Februari 2018 05:02:09
Sekda Inhil Said Syarifuddin Membuka Kegiatan Diseminasi HAM
 Kamis, 22 Februari 2018 05:02:01
Sat Intelkam Sambangi Tokoh Agama.Tolak HOAX
 Rabu, 21 Februari 2018 09:02:19
Pansus PSPAM DPRD Kab.Meranti Stuban ke PDAM Kab. Bengkalis
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca