Genjot PAD, Bapenda Pekanbaru Akan Gandeng KPK, Ini Targetnya
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 11 Februari 2018 02:02:20
Genjot PAD, Bapenda Pekanbaru Akan Gandeng KPK, Ini Targetnya
KETERANGAN GAMBAR :
Plt Bapenda Pekanbaru M Jamil, M. Ag, M.Si

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO  - Plt Kepala Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda) akan  melakukan kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menggenjot pemasukan daerah dari sektor pajak.     
      
Terobosan itu dilakukan setelah melihat keberhasilan dari kerjasama Pemprov DKI Jakarta dengan KPK dalam meningkatkan PAD mereka dari Rp 35 triliun menjadi Rp 36,1 triliun. 

"Makanya langkah ini perlu kita adopsi dan kita berlakukan di Kota Pekanbaru. Ditambah lagi telah fokus KPK pada tahun ini pada pendapatan daerah dan belanja daerah," ungkap Plt M Jamil Sag Mag Msi kepada wartawan kemarin. 
    
DiterangkanJamil, saat ini Bapenda Pekanbaru terus berupaya untuk mencapai target PAD yang telah ditetapkan yakni Rp 799 miliar. Oleh sebab itu, kepada seluruh Wajib Pajak diminta untuk jujur dan taat dalam membayarkan kewajibannya. 

"Bila ada terjadi kecurangan atau penyelewengan pajak disinilah kami akan melaporkannya ke pihak kejaksaan ataupun ke KPK nantinya. Hal ini kita lalukan agar para WP bisa taat dalam membayar pajaknya," tegas Jamil.
     
Ditambahkan Jamil, bahwa saat ini Bapenda Kota Pekanbaru telah menjalin MoU dengan pihak kejaksaan. "Makanya diharapkan dengan adanya kerjasama ini, maka   wajib pajak mematuhinya. Selain itu petugas pajak kitab juga akan  melakukan pengawasan ketat di lapangan," tutup Jamil.  *ur2

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 17 November 2018 09:11:20
Realisasi Dana Transfer Riau Triwulan III Sebesar Rp16,57 Triliun
 Sabtu, 17 November 2018 09:11:00
Pengembalian Kelebihan Bayar Kegiatan Belum Tutupi Defisit
 Kamis, 15 November 2018 02:11:57
Sanksi Pajak DKI Dihapuskan Berlaku Sebulan Mulai Hari Ini
 Selasa, 13 November 2018 04:11:02
RAPBD Inhu 2019 Sebesar Rp1,2 Triliun Diajukan ke DPRD
 Selasa, 13 November 2018 09:11:41
Rupiah Kian Lunglai ke Rp14.878 per Dolar AS
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca