Hukum Mati Penyelundup Narkoba di Batam
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 13 Februari 2018 07:02:36
Hukum Mati Penyelundup Narkoba di Batam
KETERANGAN GAMBAR :
Anggota komisi I DPR Ahmad Sahroni

JAKARTA, UTUSANRIAU.CO - Anggota komisi I DPR  Ahmad Sahroni memuji keberhasilan aparat penegak hukum menangkap kapal menangkap kapal berbendera Singapura, Sunrise Glory yang berupaya menyelundupkan satu ton sabu-sabu ke Indonesia melalui jalur Batam.

"Penangkapan ini membuktikan sinergitas pemberantasan narkoba tak hanya antara sesama penegak hukum namun juga bersama dengan TNI AL sebagai penjaga kedaulatan Indonesia,"Ahmad Sahroni yang karib disapa Roni tersebut di gedung DPR Jakarta, Senin (12/2/2018).

Menurut wakil rakyat dapil Jakarta itu, sinergitas antara instansi terkait yang berwenang terhadap palanggaran hukum di laut seperti BNN, Polri, Bea Cukai dan TNI AL sangat penting mengingat luasnya perbatasan Indonesia dengan panjang mencapai 99 ribu kilometer. Banyaknya jalur tikus yang jumlahnya mencapai ribuan bahkan belasan ribu berpotensi dimanfaatkan penyelundup untuk memasukkan narkoba ke Indonesia.

"Penangkapan kapal Sunrise Glory ini membuktikan sinergitas penggagalan penyelundupan narkoba telah berjalan baik. Pencegahan masuknya narkoba ke Indonesia memang tak boleh dilakukan parsial karena panjang perbatasan yang memunculkan banyaknya jalur tikus,” kata anggota Fraksi Partai Nasdem.

Adanya sinergitas tersebut diyakini Roni, kelemahan khususnya dalam hal sumber daya manusia dan sarana seperti kapal cepat ataupun persenjataan dapat saling melengkapi. Kondisi itu sangat penting mengingat para penyelundup narkoba akan menggunakan peralatan yang semakin canggih.

"Dengan sinergitas, celah yang akan ditutup akan semakin banyak karena bertambahnya sarana kapal cepat, persenjataan dan sumber daya manusia. Apalagi presiden Jokowi telah menekankan tak boleh ada ego sektor dalam pemberantasan narkoba,” katanya.

Legislator Senayan dari Fraksi Nasdem itu  pun sepakat  penyelundup narkoba harus dihukum mati karena telah melakukan kejahatan kemanusiaan. Kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah atas penberantasan narkoba, akan terefleksi dari tidak adanya lagi permainan.

"Tidak semata di level penyelundup dan pengawasan terhadap penegakan hukum baik penangkapan, penuntutan hingga vonis dijatuhkan mutlak dilakukan hingga ke pelaku yang melakukan pengedaran narkoba,"katanya.**Bam

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 16 Oktober 2018 05:10:07
Bayi Baru Lahir Dibuang di Kios Minyak Eceran
 Senin, 15 Oktober 2018 06:10:23
Kecelakaan Beruntun di Inhu, Satu Orang Guru Meninggal, Kepsek Koma
 Jumat, 12 Oktober 2018 05:10:18
12 Wanita Pelayan Kafe Remang - Remang Terjarin Razia Satpol PP Rohul
 Kamis, 11 Oktober 2018 05:10:59
Aparat Demo Kejari dan Polres Rohul Desak Kades Suka Maju Diperiksa
 Kamis, 11 Oktober 2018 03:10:29
19 Tersangka Illegal Logging Ditangkap Polda Riau
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca