Kerjasama dengan Kejari, Bapenda Pekanbaru Tindak Wajib Pajak Nakal
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 14 Februari 2018 06:02:44
Kerjasama dengan Kejari, Bapenda Pekanbaru Tindak Wajib Pajak Nakal
KETERANGAN GAMBAR :
Kerjasama dengan Kejari, Bapenda Pekanbaru Tindak Wajib Pajak Nakal

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO  - Dalam rangka menertibkan para wajib pajak (WP) yang nakal atau tak taat dalam membayar kewajibannya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) akan turun ke lapangan bersama tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. 

Demikian diungkapkan Plt Kepala Bapenda Pekanbaru, Muhammad Jamil Sag Mag Msi  usai melakukan kunjungan ke kantor Kejari Pekanbaru, Rabu (14/2). 
  
"Ya ini adalah tindak lanjut dari MoU yang kita lakukan pada akhir tahun lalu. Dimana kita akan menggandeng pihak Kejari dalam hal meningkatkan PAD Kota Pekanbaru,. Terutama dalam menindaktegas para wajib pajak yang tidak patuh," " ungkap Jamil.  
     
Jamil menjelaskan,  bahwa pihaknya Kejari Pekanbaru telah membentuk Forum Peningkatan Pajak Daerah yang tugasnya untuk mengawasi, mensosialisasikan serta melakukan penagihan kepada mereka yang membandel dalam membayar pajak. 

"Mekanismenya, setiap WP yang tak taat pajak kita beri peringatan pertama dan kedua. Bahkan,  jika masih bandel kita akan melakukam penagihan dengan pihak kejaksaan," terang  Jamil.    
      
Ditambahkan Jamil, ia juga  berharap kepada seluruh WP di Kota Pekanbaru agar taat menunaikans kewajibannya. Sehingga seluruh pembangunan infrastruktur Kota Pekanbaru bisa berjalan cepat dan lancar. 

"Pajak itu bukanlah keuntungan dari mereka yang buka usaha di Pekanbaru, tapi pajak itu adalah uang yang dititipkan masyarakat kepada pengusaha untuk membangun daerah. Maka bayarlah tepat waktu dan jujur," ujar Jamil. 
   
Sementara itu, Kepala Kejari Pekanbaru, Suripto Irianto menyatakan kesiapannya dalam membantu Pemko Pekanbaru dalam mengejar target PAD yang telah ditetapkan tersebut.
   
"Program ini adalah Inovasi Bapenda dalam mempercepat pembamgunan daerah. Oleh sebab itu,  kami dari Kejari siap untuk membantu apa yang akan dilakukan oleh Bapenda itu;" ujar Irianto.**ur2

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 22 Mei 2018 03:05:55
Angka Rasionalisasi Anggaran Berkisar Rp1,2 sampai Rp17 Triliun Belum Dipastikan
 Rabu, 28 Maret 2018 05:05:46
Persoalan RTRW, Pemprov Riau Nyatakan 200 Izin Usaha Tertahan
 Sabtu, 31 Maret 2018 05:05:48
Izin Usaha di Riau Perlu Dipantau Saber Pungli
 Selasa, 27 Maret 2018 05:05:27
Defisit Anggaran dan minta kepastian Dana Transfer, Sekdaprov Riau Gelar Pertemuan dengan Direktur Pendanaan Bappenas RI
 Sabtu, 03 Maret 2018 05:05:51
Data Sembako Tak Transparan dan Tak Akurat, Pemprov Riau Sebut BI Pakai Data Perkiraan Saja
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca