Nazir Foead: Sulitnya Atasi Kebakaran Lahan Gambut
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Sabtu, 24 Februari 2018 05:02:21
Nazir Foead: Sulitnya Atasi Kebakaran Lahan Gambut
KETERANGAN GAMBAR :
Rapat Koordinasi Karhutla

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Badan Restorasi Gambut (BRG) mengakui jika pihaknya belum bisa 100 persen untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran lahan yang berada di kawasan gambut, baik yang ada di Riau maupun di provinsi lainnya.

Kepala Badan BRG Nazir Foead, mengatakan, program restorasi yang telah dijalani BRG di seluruh Indonesia ada sebanyak 14,9 juta hektar lahan gambut. 6 juta haktar lahan tidak terkelola dengan baik, termasuk di Provinsi Riau.

"Memang kita tidak bisa menyelesaikannya dalam dua tahun 100 persen. Target kita dalam lima tahun ini bisa terselesaikan 2 juta hektar. Jadi kalau pada dua tahun ini terjadi kebakaran ini kemungkinan selalu ada luas lahan yang sudah kering, masih 5 juta hektar lagi," ujar Fuad, usai mengadakan rapat koordinasi bersama Pemprov Riau, Jumat (23/2/18), di ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau.

Dijelaskan Fuad, pada tahun lalu telah diperbaiki sebanyak 200 ribu hektar lahan. Dan untuk tahun ini kembali dilanjutukan perbaikan sekat kanal yang telah dibangun di tahun lalu. Perbaikan belum bisa menjamin tidak terbakar, untuk itu pihaknya akan menggali usaha apa yang bisa dilakukan.

"Tahun ini diperkuat sekat kanal yang rusak, membuat sumur baru dan sekat baru. Anggaran yang ada tahun ini baru bisa digunakan bertahap, kita juga tidak bisa menggunakan langsung. Dalam program restorasi gambut ini tidak bisa menjamin menaikkan air tidak bisa langsung satu tahun, butuh waktu membasahi lahan gambut agar tidak terbakar lagi," ungkapnya.ck/nur

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 17 Desember 2018 10:12:33
Perusahaan Diminta Aktif Bantu Mayarakat Terkena Banjir
 Jumat, 07 Desember 2018 04:12:34
GAKKUM LHK Amankan Sudigdo dan 3 Alat Berat Rambah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu
 Selasa, 04 Desember 2018 08:12:53
JMGR: Tanpa SK PS Gambut, Jokowi Tidak Perlu Ke Riau
 Senin, 03 Desember 2018 08:12:18
Potensi Hujan di Riau Hingga April
 Jumat, 30 November 2018 08:11:01
Saat Indonesia Jadi Negara Penyumbang Limbah Plastik Terbesar Dunia, Ibu-ibu Pekanbaru Dirikan Kelompok Perajin Sampah
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca