Pelaku Pesta Narkotika RSUD Selasih Menjadi 7 Orang
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 11 Maret 2018 11:03:47
Pelaku Pesta Narkotika RSUD Selasih Menjadi 7 Orang
KETERANGAN GAMBAR :
Pelaku Pesta Narkotika RSUD Selasih Menjadi 7 Orang

PANGKALAN KERINCI, UTUSANRIAU.CO -  Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pelalawan, Kamis ( 08/3/2018) menyatakan telah memeriksa 7 Pegawai RSUD Selasih Pangkalan Kerinci  pelaku pesta narkoba di Rumah Sakit Pemerintah daerah itu.  

Sebelumnya ada  empat pegawai RSUD Selasih Pangkalan Kerinci yang ditangkap pada Selasa (6/3/2018) malam sekira pukul 18.00 wib.

Sebanyak tujuh orang oknum pegawai RSUD Selasih berhasil diamankan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan. Mereka menggelar pesta narkoba jenis sabu-sabu di mess, Selasa (6/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Dan telah bertambah menjadi 7 orang pegawai RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.

Adapun identitas ketujuh oknum pegawai RSUD Selasih itu tiga orang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yakni NB, YR dan Op. Kemudian empat orang sebagai pegawai honor yakni Fi, RZ, Jl dan Ar.

Kepala BNNK Pelalawan AKBP Andi Salamon SH MH didampingi Kasi Pemberantasan Iptu Bambang Sugeng membenarkan adanya penangkapan tujuh pegawai RSUD Selasih tersebut.

"Awalnya empat orang yang berhasil kita amankan dan setelah di kembangkan tiga orang lagi datang menyerahkan diri,’’ ujar Kepala BNNK Pelalawan.  

Dari keterangan Kepala BNNK Pelalawan AKBP. Andi Salomon,SH.MH bahwa penangkapan ke empat pegawai RSUD BLUD Selasih Pangkalan Kerinci yang diduga kuat usai melakukan pesta sabu dilakukan pada Selasa (6/3/2018) sekira lukuk 18.00 wib disalah satu ruangan di Rumah Sakit Selasih yang dijadikan tempat untuk menggelar pesta sabu.

Dikatakannya, ke empat pegawai tersebut yakni bagian rontgen, perawat, supir ambulance dan security dan keempatnya laki – laki. Keempatnya masih dalam proses oleh penyelidik untuk diminta keterangan lebih lanjut.

"Kita proses dulu nantinya baru akan Kita lakukan langkah berikutnya melalui asesment atau rehap dan langkah tindak lanjut lainnya. Biarkan tim penyidik bekerja dulu menggali informasi dari ke empatnya. Mereka ini patungan beli sabu – sabunya jika mendapat bonus atau uang diluar gaji mereka,” papar Andi Salomon.  EP

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 19 Desember 2018 09:12:12
Korupsi Rp420 Juta, Tiga Dokter RSUD Diadili
 Rabu, 19 Desember 2018 09:12:07
Terjebak Macet, Polisi Tembak Mobil Kurir 18 Kilo Sabu di Pekanbaru
 Selasa, 18 Desember 2018 08:12:00
Polresta Pekanbaru Tahan Tiga Tersangka Perusakan Baliho Demokrat
 Selasa, 18 Desember 2018 08:12:30
Hakim Kaget Jaksa Tuntut Kurir 10 Kilo Sabu 17 Tahun Penjara
 Sabtu, 15 Desember 2018 09:12:27
Kunjungi Rutan Pekanbaru, Menkumham: Jauh Berbeda...
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca