Kasus TPPU Rp265 Miliar, Mantan Dirut PT BLJ Kembali Diadili
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 16 Mei 2018 12:05:29
Kasus TPPU Rp265 Miliar, Mantan Dirut PT BLJ Kembali Diadili
KETERANGAN GAMBAR :
Kasus TPPU Rp265 Miliar, Mantan Dirut PT BLJ Kembali Diadili/ Foto Int

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Mantan Dirut PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Yusrizal Handayani, kembali diadili dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), sebesar Rp265 miliar, Selasa (15/5/18) di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Sebelumnya, Yusrizal pernah diadili dalam kasus korupsi penyertaan modal Pemkab Bengkalis ke PT Bumi Laksamana Jaya sebesar Rp300 miliar. Dia dihukum selama 10 tahun 6 bulan penjara.

Untuk kasus TPPU yang dipimpin majelis hakim Kamazaro Waruwu SH ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eka Safitra SH, mendakwa Yusrizal Handayani dengan pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tentang TPPU, subsider pasal 4 UU Nomor 18 Tentang TPPU.

JPU dalam dakwaannya mengatakan, perbuatan terdakwa Yusrizal Handayani bersama Suhernawati (berkas terpisah), pada tahun 2012-Oktober 2014,uang hasil korupsi sebesar Rp265 miliar dari Rp300 miliar dana penyertaan modal Pemkab Bengkalis ke PT BLJ tersebut, digunakan untuk pencucian uang di antaranya untuk membeli saham PT Surya Citra Riau Rp2 miliar.

"Diantaranya, membeli 1 persil tanah seluas 9.829 m2 di Kelurahan Sidomulyo, Pekanbaru. Membeli dua persil tanah selias 34.750 m2 dan luas 10.637,5 m2 di Jalan Batu II, Balai Punggut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis,"kata jaksa.

Kemudian, membeli 50 persil tanah dengan luas 100.000 m2 di Sungai Osak, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, serta beberapa persil tanah lainnya.

Untuk kasus ini, Yusrizal tidak didampingi Penasehat Hukum. Dia beralasan telah dizolimi, karena sebelumnya sudah dihukum dalam perkara ini selama 10 tahun enam bulan.

Atas tanggapan terdakwa ini, majelis hakim mencoba memberi penjelasan, bahwa kasus sebelumnya terdakwa divonis bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Sementara kasus kali ini terkait TPPU.nur

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 22 Oktober 2018 09:10:35
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10 Ribu Benih Lobster
 Rabu, 17 Oktober 2018 07:10:29
Diduga HGU PT ASL Masuk Wilayah Warga Sungai Raya
 Selasa, 16 Oktober 2018 05:10:07
Bayi Baru Lahir Dibuang di Kios Minyak Eceran
 Senin, 15 Oktober 2018 06:10:23
Kecelakaan Beruntun di Inhu, Satu Orang Guru Meninggal, Kepsek Koma
 Jumat, 12 Oktober 2018 05:10:18
12 Wanita Pelayan Kafe Remang - Remang Terjarin Razia Satpol PP Rohul
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca