KPK Bawah Beberapa Tas Koper Isi Uang 1,9 M Dari Kediaman Bupati Bengkalis
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Sabtu, 02 Juni 2018 02:06:55
KPK Bawah Beberapa Tas Koper Isi Uang 1,9 M Dari Kediaman Bupati Bengkalis
KETERANGAN GAMBAR :
KPK Bawah Beberapa Tas Koper Isi Uang 1,9 M Dari Kediaman Bupati Bengkalis

BENGKALIS,UTUSANRIAU.CO -- Akhirnya penggeladahan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 20.45 Wib dikediaman Rumah Dinas Bupati Amril Mukminin Jalan Antara Bengkalis, Jumat 1 Juni 2018.

Sebanyak 12 orang Tim penyidik KPK terlihat membawa beberapa Tas Koper warna merah dan hitam yang diduga berisikan uang dan beberapa dokumen lengkap, kemudian dimasukkan ke dalam mobil.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan barang bukti uang sebesar Rp 1,9 miliar dalam penggeledahan di Rumah Dinas Bupati Bengkalis Amril Mukminin, pada Jumat (1/6). Penyidik KPK melakukan penggeledahan di Wisma Sri Mahkota sejak pukul 10.30 WIB.

"Dari lokasi tersebut ditemukan uang sekitar Rp 1,9 miliar yang akan didalami lebih lanjut keterkaitannya dengan perkara yang sedang ditangani," kata juru bicara KPK Febri Diansah keterangan tertulis ke wartawan dari Bengkalis, Jumat.

Saat ini KPK sedang melakukan penyidikan dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Tahun Anggaran 2013-2015. "Kegiatan penggeledahan merupakan salah satu tindakan yang dilakukan untuk pengumpulan bukti-bukti lebih lanjut," jelasnya lagi.

Tim antirasuah itu tiba dan melakukan penggeledahan sejak pukul 10.30 WIB. Selain memeriksa semua ruang dan kamar, sejumlah mobil dinas juga turut digeledah.

Penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Dinas Bupati Bengkalis Amril Mukminin, pada Jumat (1/6) tidak sampai menghalangi aktivitas yang bersangkutan. Amril masih tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dengan menghadiri acara pembagian bonus dan penghargaan terhadap atlet dan pelatih yang berprestasi di tingkat nasional dan provinsi.

"Hingga saat ini kita belum mengetahui apa agenda KPK datang melakukan penggeledahan di rumah dinas, dan belum ada pernyataan resmi dari KPK," kata Pelaksana Tugas Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Johansyah Syafri usai menghadiri pembagian bonus atlet di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Jumat.

Menurut dia, KPK dalam melaksanakan tugas ini sesuai dengan aturan, dan kehadiran mereka tidak mempengaruhi. Nyatanya, Bupati tetap melaksanakan aktivitas seperti biasanya.

"Kehadiran KPK ini, tidak berpengaruh, artinya semua tetap bekerja sesuai porsi," katanya lagi.(yul)

 
 
INFO TERKAIT 
 Senin, 22 Oktober 2018 09:10:35
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10 Ribu Benih Lobster
 Rabu, 17 Oktober 2018 07:10:29
Diduga HGU PT ASL Masuk Wilayah Warga Sungai Raya
 Selasa, 16 Oktober 2018 05:10:07
Bayi Baru Lahir Dibuang di Kios Minyak Eceran
 Senin, 15 Oktober 2018 06:10:23
Kecelakaan Beruntun di Inhu, Satu Orang Guru Meninggal, Kepsek Koma
 Jumat, 12 Oktober 2018 05:10:18
12 Wanita Pelayan Kafe Remang - Remang Terjarin Razia Satpol PP Rohul
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca