Putusan Sela, Majelis Hakim Tolak Esepsi Penasehat Tersangka Dugaan Money Politic Pilgub Riau
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 05 Juni 2018 08:06:11
Putusan Sela, Majelis Hakim Tolak Esepsi Penasehat Tersangka Dugaan Money Politic Pilgub Riau
KETERANGAN GAMBAR :
Putusan Sela, Majelis Hakim Tolak Esepsi Penasehat Tersangka Dugaan Money Politic Pilgub Riau

BENGKALIS, UTUSANRIAU.CO –Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menolak keberatan (eksepsi)  dugaan tindak pidana politik uang yang menjerat Anggota DPRD Bengkalis Nur Azmi Hasyim dan ajudannya Adi Purnawan. Perkara yang telah mernarik perhatian publik itu pun diperintahkan untuk tetap dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Putusan sela tersebut dibacakan oleh Ketua PN Bengkalis Sutarno SH. MH, dengan didampingi dua hakim anggota Wimmi D Simarmata SH dan Muhammad Rizky Musmar SH. Ketua Majelis Hakim Parulian Lumban Toruan dalam sidang yang digelar di PN Bengkalis senin malam 04/06/18. 

Dua terdakwa, mendengarkan putusan secara terpisah meskipun sambil menunggu mereka saling menunggu di dalam ruang sidang yang didampingi Kuasa Hukum, Saut Maruli Tua Damanik dan rekan lainnya.

Majelis hakim menilai alasan para terdakwa mengajukan eksepsi tidak memenuhi syarat sesuai ketentuan. \"Alasan eksepsi terdakwa melalui pengacara tidak beralasan secara aturan hukum,\" ujar Sutarno

Sepakat dengan tanggapan JPU saat itu, majelis hakim menganggap dakwaan sudah sesuai dengan Pasal 143 ayat 2 huruf b yang menyebutkan siapa pelaku, di mana tempat kejadian, waktu dan kejadiannya.

\"Memutuskan, menolak eksepsi terdakwa untuk seluruhnya. Memerintahkan JPU untuk melanjutkan sidang dengan agenda pemeriksaan saksi,\" sebut Sutarno membacakan amar putusannya.

JPU pun diberi waktu besok untuk menghadirkan saksi, ada 20 saksi dan 2 Orang tenaga ahli yang akan di hadirkan JPU saat sidang lanjutan yang akan digelar Selasa (05/06/18).Ditargetkan jumat 08/06/18 sudah ada Putusan Mejelis Hakim PN Bengkalis.

Dalam dakwaan JPU menyebutkan, bahwa terdakwa telah melakukan politik uang saat melakukan Reses di Desa Parit Kebumen, Kec. Rupat, dengan memberikan uang kepada masyarakat bersamaan pemberian berupa kaos warna biru bergambar Nur Azmi Hasyim dan Cagubri Firdaus.(rls/yul)

 

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 12 Juni 2018 09:06:33
Lapas Kelas II B Pasir Pangaraian, Usulkan 232 Napi Dapat Remisi Idul Fitri
 Jumat, 08 Juni 2018 09:06:40
Diperiksa KPK, Bupati Bengkalis Sebut Rp1,9 Miliar dari Usahanya
 Rabu, 06 Juni 2018 07:06:25
Dipanggil KPK, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Bantah Diperiksa
 Rabu, 06 Juni 2018 06:06:59
PN Bengkalis Gelar Sidang Marathon Dugaan Money Politic Pilgub Riau
 Rabu, 06 Juni 2018 10:06:13
KPK Periksa 8 Orang Saksi Terkait Dugaan Korupsi Jalan Poros di Bengkalis
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca