Paska Vonis Bebas, Nur Azmi Hasyim Minta Maaf Ke Warga Rupat
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 11 Juni 2018 08:06:21
Paska Vonis Bebas, Nur Azmi Hasyim Minta Maaf Ke Warga Rupat
KETERANGAN GAMBAR :
Paska Vonis Bebas, Nur Azmi Hasyim Minta Maaf Ke Warga Rupat

BENGKALIS, UTUSANRIAU.CO - Setelah mengikuti sidang diduga melakukan money politic tidak terbuktinya  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, Nur Azmi Hasyim dan Adi Purnawan bersama PH (penasehat hukum) langsung melakukan konferensi pers di rumah pribadi jalan pramuka Bengkalis, Jumat (08/06/2018) petang tadi.

Nur Azmi Hasyim, juga ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat ini tak mampu lagi menyembunyikan rasa bahagianya kala dinyatakan bebas dari beban setelah menyandang status terdakwa pada kasus dugaan tindak pidana politik.

"Alhamdulillah, saya bersyukur dapat melewati masalah ini dan dinyatakan bebas," kata Nur Azmi yang menjadi ketua Partai berlambang merci ini.

Nur Azmi Hasyim mengatakan " Saya merasa terharu dan memohon maaf terutama warga rupat terus mensuport saya , tak menyangka permasalahan ini sampai naik ke pengadilan dan mereka malam kemarin melakukan solat tahjud sebelum sidang tadi" terang emi, yang saat sidang vonis bebas mengenakan baju batik bercorak warna biru dan hitam 

Tak banyak kata yang diungkapkan oleh politisi muda partai demokrat untuk pengurus partai tetap mendukung. " Saya bersyukur dan ucapan terima kasih kepada kader, sahabat seperjuangan dan media yang selama ini dengan setia mengikuti hingga selesai."kata nur azmi.

Untuk diketahui, Majelis hakim pengadilan negeri Bengkalis diketuai Dr Sutarno didampingi dua Hakim anggota Wimmi D Simarmata dan Mohd Rizky Musmar dalam pembacaan putusan, Menurut majelis hakim, terhadap kedua tersangka sudah kadaluarsa atau melampaui limitasi waktu sehingga majelis hakim menyatakan gugur dan melepaskan Nur Azmi Hasyim dan ajudannya.

Dari pantauan, putusan itu jauh dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut keduanya 42 bulan kurungan penjara, sedangkan denda Rp200 juta atau subsider 1 bulan kurungan.(yul)

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 20 Juni 2018 09:06:52
Hari Ini, Arus Mudik ke Pekanbaru Mulai Berdatangan
 Rabu, 20 Juni 2018 09:06:39
Sekdaprov, Kepala BPBD Riau dan BPBD Inhil Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan
 Selasa, 19 Juni 2018 01:06:06
Kabar Duka H Zamharir AR, Tokoh Masyarakat Riau Tutup Usia
 Selasa, 19 Juni 2018 09:06:33
Hari Ini Puncak Arus Balik di Jalur Lintas Barat
 Senin, 18 Juni 2018 09:06:14
Tim SAR Gabungan Lakukan Patroli Siaga SAR
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca