KPK Undang Bank Riau Kepri Terkait Sistem Pajak Online
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 01 Juli 2018 10:07:47
KPK Undang Bank Riau Kepri Terkait Sistem Pajak Online
KETERANGAN GAMBAR :
Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan KPK RI Adlinsyah M. Nasution bersama Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari dan tim usai melakukan pembahasan terkait pajak daerah online, Kamis (28/6/18) di ruang rapat Gedung Merah Putih KPK RI Jakarta.

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia inginkan Bank Riau Kepri sebagai contoh atau role model dalam hal peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Pola peningkatan PAD yang dilakukan Bank Riau Kepri ini yaitu penerimaan pajak hotel dan restoran secara on line yang telah diterapkan di Kota Batam menarik perhatian KPK setelah KPK melihat langsung implementasinya di kota Batam, sehingga KPK tertarik untuk mendorong pemko/ pemkab lainnya melakukan hal yang sama dengan BPD masing-masing di daerahnya seperti yang telah diterapkan oleh Bank Riau Kepri

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan KPK RI Adlinsyah M. Nasution, Kamis (28/6/18) di ruang rapat Gedung Merah Putih KPK RI Jakartasetelah usai paparan dari  Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari atas undangan dari KPK tersebut. 

Coki sapaan Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan KPK RI Adlinsyah M. Nasution menyampaikan penerimaan pajak hotel dan restoran secara on line yang dilakukan oleh Bank Riau Kepri (BRK)  dapat mencegah kebocoran pembayaran pajak yang kerap terjadi. 

KPK juga minta kepada BRK agar mendorong BPD lainnya turut serta aktif berinisiasi  seperti yang telah diterapkan oleh BRK dalam implementasi pajak online tersebut.

Kehadiran Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari juga disambut langsung oleh Deputi Pencegahan KPK RI Junet Junaidi. KPK RI menyambut positif penerapan GCG pada bank berlogo tiga layar terkembang ini.

Kerjasama antara Bank Riau Kepridan Pemko Batam ini dilaksanakan secara online, realtime dan terekam serta termonitor dan merupakan bentuk program transparansi yang tersistem.

Dalam pertemuan tersebut dibahas hal-hal teknis mengenai pelaksanakan pembayaran pajak secara online yang rencananya program ini dapat diimplementasikan di seluruh Kabupten/Kota di seluruh Indonesia. 

Dengan begitu apa yang dilakukan oleh bank berlogo tiga layar terkembang ini bersama Pemko Batam dapat menjadi contoh bagi seluruh Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia beserta Bank BPD masing-masing didaerahnya

Selain itu KPK RI dalam menjalankan tugasnya akan selalu siap untuk memberi masukan dan mengkomunikasikan serta mengkoordinasikan segala sesuatunya sehingga Bank Riau Kepri tetap selalu GCG.

Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari menyambut baik apresiasi Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Adlinsyah M. Nasution beserta Deputi Pencegahan KPK RI Junet Junaidi kepada Bank Riau Kepri, diharapkan kedepannya kedua belah pihak dapat bersinergi guna mencapai implementasi GCG yang baik.

Turut hadir pada kunjungan kerja tersebut Pemimpin Bank Riau Kepri Cabang Batam Burhan bersama Pemimpin Bagian Projas Edi Wardana. **Rls

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia inginkan Bank Riau Kepri sebagai contoh atau role model dalam hal peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Pola peningkatan PAD yang dilakukan Bank Riau Kepri ini yaitu penerimaan pajak hotel dan restoran secara on line yang telah diterapkan di Kota Batam menarik perhatian KPK setelah KPK melihat langsung implementasinya di kota Batam, sehingga KPK tertarik untuk mendorong pemko/ pemkab lainnya melakukan hal yang sama dengan BPD masing-masing di daerahnya seperti yang telah diterapkan oleh Bank Riau Kepri

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan KPK RI Adlinsyah M. Nasution, Kamis (28/6/18) di ruang rapat Gedung Merah Putih KPK RI Jakartasetelah usai paparan dari  Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari atas undangan dari KPK tersebut. 

Coki sapaan Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan KPK RI Adlinsyah M. Nasution menyampaikan penerimaan pajak hotel dan restoran secara on line yang dilakukan oleh Bank Riau Kepri (BRK)  dapat mencegah kebocoran pembayaran pajak yang kerap terjadi. 

KPK juga minta kepada BRK agar mendorong BPD lainnya turut serta aktif berinisiasi  seperti yang telah diterapkan oleh BRK dalam implementasi pajak online tersebut.

Kehadiran Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari juga disambut langsung oleh Deputi Pencegahan KPK RI Junet Junaidi. KPK RI menyambut positif penerapan GCG pada bank berlogo tiga layar terkembang ini.

Kerjasama antara Bank Riau Kepridan Pemko Batam ini dilaksanakan secara online, realtime dan terekam serta termonitor dan merupakan bentuk program transparansi yang tersistem.

Dalam pertemuan tersebut dibahas hal-hal teknis mengenai pelaksanakan pembayaran pajak secara online yang rencananya program ini dapat diimplementasikan di seluruh Kabupten/Kota di seluruh Indonesia. 

Dengan begitu apa yang dilakukan oleh bank berlogo tiga layar terkembang ini bersama Pemko Batam dapat menjadi contoh bagi seluruh Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia beserta Bank BPD masing-masing didaerahnya

Selain itu KPK RI dalam menjalankan tugasnya akan selalu siap untuk memberi masukan dan mengkomunikasikan serta mengkoordinasikan segala sesuatunya sehingga Bank Riau Kepri tetap selalu GCG.

Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari menyambut baik apresiasi Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Adlinsyah M. Nasution beserta Deputi Pencegahan KPK RI Junet Junaidi kepada Bank Riau Kepri, diharapkan kedepannya kedua belah pihak dapat bersinergi guna mencapai implementasi GCG yang baik.

Turut hadir pada kunjungan kerja tersebut Pemimpin Bank Riau Kepri Cabang Batam Burhan bersama Pemimpin Bagian Projas Edi Wardana. **Rls

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 17 September 2018 06:09:36
Jatah Dikurangi 50 Persen, LPG 3 Kg Langka di Rohul
 Sabtu, 15 September 2018 11:09:42
DPR Minta Bentuk Badan Pangan Nasional
 Sabtu, 08 September 2018 11:09:37
Malam Apresiasi Jadikan FKIJK Riau Tambah Solid
 Sabtu, 08 September 2018 11:09:47
Bank Riau Kepri Teken MoU Dengan Kejati Kepri Bidang Datun
 Kamis, 06 September 2018 08:09:45
HM.Wardan: Nelayan Diharapkan Aktif dalam Menjaga Kelestarian Alam
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca