Kibarkan Merah Putih, Zohri Cetak Sejarah di Kejuaraan Dunia Atletik
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 12 Juli 2018 11:07:21
Kibarkan Merah Putih, Zohri Cetak Sejarah di Kejuaraan Dunia Atletik
KETERANGAN GAMBAR :
Kibarkan Merah Putih, Zohri Cetak Sejarah di Kejuaraan Dunia Atletik

TAMFERE, UTUSANRIAU.CO - Di tengah hiruk pikuknya menonton kemegahan piala dunia, masyarakat Indonesia sampai melewatkan bahwa dari Indonesia telah muncul Sang Bintang, juara dunia lari 100 meter pria di Finlandia.

Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri mencetak sejarah di Kejuaraan Dunia Atletik IAAF U20 di nomor bergengsi  100 meter di Tampere,  Finlandia, Rabu (11/7/2018). 

Zohri mengibarkan Sang merah-Putih dan berhasil mencetak sejarah dalam 32 tahun sejarah Kejuaraan Dunia U20 IAAF, dengan penampilan terbaik seorang atlet yang berusia 18 tahun.

Ia mampu melepaskan merebut emas dengan catatan waktu 10.18 (1.2m / detik) di depan duo USA Anthony Schwartz (10.22) dan Eric Harrison (10.22). Thembo Monareng dari Afrika Selatan berakhir di urutan keempat pada 10,23, dengan Dominic Ashwell Inggris dengan waktu 10,25. Henrik Larsson dari Swedia, yang telah menetapkan rekor nasional U20 menjadi 10,22 untuk memenangkan semifinalnya, hanya finish di urutan enam dengan waktu 10,28.

Zohri tampil di kejuaraan ini sebagai sebagai Asia U20 awal tahun ini dan menurunkan yang terbaik untuk 10,25  di Jakarta. Tapi setelah lolos di semifinal, ia  prediksi mampu menjadi juara, di semifinal  Zohri finis kedua dari Anthony Schwartz AS di 10,24, 0,05 di belakang.

Di final, perhatian penonton tertuju kepada dua pelari Amerika Serikat. Namun, Zohri mampu melewatinya.

"Saya akan berpesta malam ini! Saya sangat senang dengan PB dan catatan junior nasional saya. Sekarang, saya akan mempersiapkan Asian Games. Saya sangat bangga - ini adalah pengalaman yang luar biasa dan ini sangat bagus untuk karir saya," katanya.

Zohri menambahkan tampil di final adalah  berkah yang besar baginya. “Saya  tak menyangka mampu menjadi juara meski persaingan cukup ketat, “ katanya. **bam

 

 

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 16 Juli 2018 08:07:08
Pesta Rakyat Dukung Bersama Asian Games ke-XVIII 2018
 Senin, 16 Juli 2018 08:07:30
Luka Modric Raih Penghargaan Pemain Terbaik
 Senin, 16 Juli 2018 08:07:35
Setelah 20 Tahun, Prancis Kembali Juara Dunia 2018
 Senin, 16 Juli 2018 08:07:36
Susy Susanti Didaulat Jadi Duta Obor Asian Games 2018
 Sabtu, 14 Juli 2018 10:07:55
Menpora Guyur Zohri Bonus Rp250Juta
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca