Wakil Bupati Meranti Resmikan Program Bank Sampah, Tumbuhkan Partisipasi Masyarakat Tanggulangi Masalah Sampah
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 13 Juli 2018 08:07:53
Wakil Bupati Meranti Resmikan Program Bank Sampah, Tumbuhkan Partisipasi Masyarakat Tanggulangi Masalah Sampah
KETERANGAN GAMBAR :
Wakil Bupati Meranti Resmikan Program Bank Sampah

MERANTI, UTUSANRIAU.CO - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Sad Hasyim melakukan Lounching Bank Sampah Percontohan Kelurahan Selatpanjang Barat, kegiatan dalam rangka menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan itu dipusatkan di Kantor Lurah Selatpanjang, Kamis (12/7/2018).

Asisten II Sekdakab. Meranti Drs. Syamsuddin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Drs. Hendra Putra, Camat Tebing Tinggi Helfandi SE M.Si, Ketua BKMT Meranti Hj. Syamsiar Said Hasyim, Para Lurah/Kades, RT dan RW, Tokoh Masyarakat dan lainnya.

Dawali dengan penyerahan sampah secara simbolis oleh Kepala Dinas LHK kepada Lurah Selatpanjang Barat, yang dilanjutkan Lounching Bank Sampah yang ditandai pemotonhan pita Gedung Bank Sampah oleh Ketua BKMT Meranti Hj.  Syamsiar Said Hasyim disaksika Wakil Bupati Meranti, Kepala Dinas LHK dan lainnya. 

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, mengucapkan apresiasi atas dicanangkannya Bank Sampah dalam upaya menanggulangi masalah sampah di Kepulauan Meranti. 

"Semoga dengan adanya program ini mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungannya," ucap Wakil Bupati.

Dijelaskan Wabup, masalah sampah muncul akibat kebiasaan masyarakat yang tidak peduli dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, padahal masalah sampah dan kebersihan lingkungan sangat mempengaruh diri dan kehidupan masyarakat. Jadi mulai detik ini Wakil Bupati meminta masyarakat meninggalkan kebiasaan buang sampah sembarangan yang seperti sudah membudaya.

"Jika ditanya pasti semua ingin hidup bersih, lingkungannya indah, sehat dan tidak mau buang sampah sebarangan, jadi mari sama-sama kita peduli terhadap kebersihan lingkungan masing masing, jangan lagi membuang sampah sembarangan," ajaknya.

Untuk mengatasi masalah sampah menurut Wabup sangat sederhana yang pertama kesadaran masyarakat sendiri, kedua ada sistem yang mengatur kemana masyarakat mau membuang dan bagaimana cara membuangnya dan Bank Sampah merupakan solusi sistemnya.

Untuk berpartisipasi dalam program Bank Sampah, masyarakat tinggal memisahkan atau mengelompokan sampah mulai dari Sampah Basah, Sampah Plastik, Sampah Logam, Sampah Kayu dan kimia. Namun dari jenis sampah itu Bank Sampah hanya menerima jenis yang bisa didaur ulang seperti sampah yang terbuat dari plastik dan logam.

Dan untuk mengatasi masalah sampah ini yang tersulit menurut Wakil Bupati adalah bagaimana mamanage dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk masalah ini yang paling berperan besar adalah Camat dan Lurah karena langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Seperti dijelaskano leh penyelenggara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kepulauan Meranti, Drs. Hendra Putra, yang paling penting dalam menanggulangi sampah adalah mengurangi Sampah, Memilih Sampah, Memanfaatkan Sampah, Mendaur Ulang Sampah, dan Menabung Sampah seperti program Bank Sampah yang saat ini diresmikan.

Bank Sampah adalah Sistem Pengelolaan Sampah yang dirancang seperti mekanisme kerja di Perbankan dimana masyarakat dapat menabung Sampah yang nilainya tersimpan dalam buku rekening khusus.

Senada dengan Wakil Bupati, untuk mensukseskan program Bank Sampah itu yang terpenting kebersamaan dan kekompakan dari semua pihak karena tanpa didukungan itu apa yang diharapkan akan sulit terwujud.

"Mengatasi sampah diakui Kadis LHK Meranti merupakan tanggungjawab yang berat, namun begitu pihaknya akan mengupayakan sebaik mungkin mulai dengan mengevaluasi mengidentifikasi persoalan sampah dan mencarikan solusi penggelolaannya seperti yang saat ini dilaksanakan membuat Bank Sampah.," jelasnya.

"Semoga dengan kebersamaan dan kekompakan persoalan sampah di Selatpanjang dapat diselesaikan dengan baik," ucapnya.

Sementara itu Camat Tebing Tinggi Helfandi SE M.Si, dalam menyikapi masalah itu mengaku dirinya bersama aparatur Kecamatan siap mendukung suksesnya program dalam rangka mewujudkan lingkungan hidup bersih dan sehat itu, dukungan serupa juga diharapkannya dari Lurah dan Kades dan yang tak kalah penting  suport masyarakat diwilayah Tebing Tinggi.

Agar program itu berjalan sukses Mantan Kabag Humas Sekda. Meranti menilai perlu dilakukan upaya masif dan sistemik dengan cara menularkan program serupa di Desa dan Kelurahan yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi.

"Semoga upaya mencibtakan kebersihan dan keindahan kota ini berjalan dengan sukses, dan program ini dapat menular ke Kelurahan dan Desa yang ada diwilayah Tebing Tinggi," ucapnya.

Kepala Dinas LHK Hendra Putra pada kesempatan itu, juga menyampaikan program kedepan dalam mengatasi masalah sampah dengan cara melibatkan masyarakat untuk mendaur ulang sampah sehingga memiliki nilai ekonomi, salah satunya mengadakan mesin jahit.

Untuk menampung sampah yang saat ini banyak tertumpuk dibeberapa titik jalan protokol kota, pihak Dinas LHK telah menambahkan 5 kontainer yang diletakan ditempat pengumpulan sampah, selain itu juga pengadaan 5 motor kaisar untuk pengangkut sampah yang merupakan bantuan dari Bank Riau Kepri. (Rls/nina).

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 01 Juli 2018 10:07:57
170 Cagar Budaya Inhu Belum ada Penetapan
 Kamis, 28 Juni 2018 09:06:26
Dana Penunjang Karhutla Diusulkan ke Pusat
 Sabtu, 09 Juni 2018 05:06:59
Pantauan BMKG Pekanbaru, 14 Hotspot Muncul di Sumatera
 Rabu, 30 Mei 2018 08:05:42
Apindo Riau: Tanpa Regulasi Perizinan Baik, RTRW Riau Itu Tak Berarti Apa-Apa
 Rabu, 28 Maret 2018 06:05:44
RTRW Jadi Stimulan Positif Pengembangan Daerah
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca