Patroli Udara Temukan Karlahut di TNTN
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 19 Juli 2018 03:07:30
Patroli Udara Temukan Karlahut di TNTN
KETERANGAN GAMBAR :
Patroli Udara Temukan Karlahut di TNTN

PANGKALAN KERINCI, UTUSANRIAU.CO - Patroli udara yang dipimpin wakapolres Pelalawan Kompol M Agus Hidayat SH, bersama Kepala BPBD Pelalawan Hadi Pinandio MSI dan perwakilan  manajemen PT RAPP dikabupaten Pelalawan, Rabu (18/07). Menemukan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) Desa Air Hitam , Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan.  Hal ini disampaikan Hadi Pinandio usai turun di Helipad kantor Bupati Pelalawan sekitar jam 17:00 wib.

" Kami baru saja Patroli udara pemantauan karlahut. Terdeteksi 4 titik hot spot di kabupaten Pelalawan. Setelah dilakukan patroli udara hanya ditemukan satu titik api di kawasan TNTN . Didesa Air Hitam Kecamatan Ukui. Tim pemadaman dilapangan telah melakukan upaya pemadaman dari hari Selasa kemarin ( 17/07..red) hingga hari ini," ujar Hadi kepada sejumlah wartawan dihalaman kantor Bupati Pelalawan.

Dikatakan Hadi Pinandio, bahwa lokasi kebakaran  adalah tanah mineral, ditumbuhi semak belukar dan batang akasia, jenis Karpa dan ditumbuhi  berupa tanaman pakis serta ditumbuhi beberapa batang jenis Mahang. Perkiraan seluas lebih kurang 4 hektar. Berdekatan dengan lokasi kebakaran pada Sabtu (14/07) lalu.

Sementara Supartono kepala Balai TNTN ketika dikonfirmasi membenarkan ada karlahut di kawasan TNTN Desa Air Hitam. Dirinya sedang berada di Pekanbaru melakukan rapat dan memastikan dilokasi karlahut tim bekejakeras melakukan upaya pemadaman bersama brigade kebakaran TNTN, Polri, TNI,   Manggala Agni,  Damkar PT RAPP,  Damkar PT. Inti Indosawit. Mengerahkan 4 unit mobil tanki, 2 unit bak penampung dan 1 unit alat berat.

Kapolsek Ukui AKP Amriadi SH ikut melakukan pemadaman dilokasi kebakaran bersama Danramil.

"Tim sedang melokalisir api agar tidak merembet ke lahan lain dan tak meluas. Sebagian memadamkan langsung ke titik sumber api,"  katanya..EP

 

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 17 Oktober 2018 09:10:59
Riau Belum Ditetapkan Status Siaga Banjir, Bantuan Mulai Didistribusikan ke Daerah
 Selasa, 16 Oktober 2018 06:10:47
Sungai Indragiri Mulai Meluap, Masyarakat Diminta Waspada
 Selasa, 16 Oktober 2018 06:10:45
Ribuan Rumah di Kecamatan Bonai Darussalam Terendam Banjir
 Selasa, 16 Oktober 2018 06:10:18
Ribuan Rumah di Kecamatan Bonai Darussalam Terendam Banjir
 Senin, 15 Oktober 2018 09:10:56
Banjir Melanda, Pasaman Barat Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca