Ini Jawaban Kadis LHK Riau Soal Dana Rp49,5 Miliar
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Sabtu, 21 Juli 2018 11:07:43
Ini Jawaban Kadis LHK Riau Soal Dana Rp49,5 Miliar
KETERANGAN GAMBAR :
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau Ervin Rizaldi/ Foto Internet

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO  - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau Ervin Rizaldi mengatakan, bantuan dana dari Kementerian LHK sebesar Rp49,5 miliar itu masih dalam proses pencairan.

Dia mengatakan memang penyaluran dana itu ke Riau sedikit mengalami kendala dalam pencocokan perencanaan peruntukan dana tersebut."Sebelum puasa kemarin harusnya sudah bisa diterima, tapi memang ada beberapa bagian yang belum pas dan harus disesuaikan kembali,” katanya, Jumat (20/7/18) di Pekanbaru.

Diantara yang menjadi catatan Kemen-LHK dalam pencairannya, menyangkut soal rencana pembangunan sekat kanal. Dan ini harus dilakukan tahapan penyesuaian data kembali.

“Selama sebulan kemarin kamis sudah melakukan penyesuaiannya. Kami sudah terima surat pemberitahuan dari Kemen-LHK kalau semuanya sudah selesai tinggal menunggu dananya saja lagi. Ini juga kami belum tahu pasti, apakah dana itu dijemput atapun diantarkan,” ujar dia.

Ervin menjelaskan memang dana itu diperuntukkan pada 3 kegiatan, diantaranya proyek pembangunan sekat kanal dan sumur bor. Diperkirakan 70 persen dari Rp49,5 miliar dana itu akan tersedot dalam pelaksanaan pembangunan ini.

Selanjutnya, dana tersebut juga digunakan untuk pemulihan ekosistem dalam bentuk penanaman kembali di kawasan gambut pada area sekira 100 hektare.

"Ada 2 lokasi yang sudah kami petakan. Kedua area itu merupakan lahan gambut bekas terbakar. Tapi dalam minggu ini sudah akan kami pastikan di mana lokasinya,” sambung dia.

Kemudian, anggaran itu juga akan dimanfaatkan untuk kegiatan sosial ekonomi masyarakat yang bermukim di sekitar wilayah gambut, tujuannya untuk mengajak masyarakat melakukan pencegahan dengan cara memperbaiki perekonomian masyarakat. Ervin mengklaim kalau pihaknya menjamin pada Agustus 2018 ini, kegiatan dari anggaran sebesar Rp49,5 miliar itu sudah bisa dilaksanakan.bpc/nur

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 17 Oktober 2018 09:10:59
Riau Belum Ditetapkan Status Siaga Banjir, Bantuan Mulai Didistribusikan ke Daerah
 Selasa, 16 Oktober 2018 06:10:47
Sungai Indragiri Mulai Meluap, Masyarakat Diminta Waspada
 Selasa, 16 Oktober 2018 06:10:45
Ribuan Rumah di Kecamatan Bonai Darussalam Terendam Banjir
 Selasa, 16 Oktober 2018 06:10:18
Ribuan Rumah di Kecamatan Bonai Darussalam Terendam Banjir
 Senin, 15 Oktober 2018 09:10:56
Banjir Melanda, Pasaman Barat Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca