Kasus TPPU, Jaksa Tuntut Mantan Dirut PT BLJ 4 Tahun Penjara
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 03 September 2018 05:09:46
Kasus TPPU, Jaksa Tuntut Mantan Dirut PT BLJ 4 Tahun Penjara
KETERANGAN GAMBAR :
Kasus TPPU, Jaksa Tuntut Mantan Dirut PT BLJ 4 Tahun Penjara/ Foto Internet

PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Mantan Dirut PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Yusrizal Handayani, dituntut jaksa selama empat tahun penjara dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), sebesar Rp265 miliar, Senin (3/9/18) di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.
 
Jaksa penuntut umum (JPU)  Eka Safitra SH dalam amar tuntutannya menyatakan, terdakwa bersalah melanggar  pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tentang TPPU, subsider pasal 4 UU Nomor 18 Tentang TPPU."Menuntut agar hakim menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun terhada terdakwa,"katanya.
 
Selain hukuman penhara, jaksa juga menuntut terdakwa membayar denda sebesar Rp5 miliar."Apabila tidak dibayar, maka diganti dengan penjara selama enam bulan,"jelasnya.
 
Atas tuntutan jaksa itu, Yusrizal akan mengajukan pembelaan secara lisan kepada majelis hakim yang dipimpin Khamazaro Waruwu SH. Namun oleh hakim, meminta terdakwa menyampaikannya secata tertulis.
 
"Tidak usah secara lisan pledoinya. Tertulis saja, agar kami dapat mempertimbangkannya dalam vonis nanti,"kata hakim.
 
Sebelumnya, Yusrizal pernah diadili dalam kasus korupsi penyertaan modal Pemkab Bengkalis ke PT Bumi Laksamana Jaya sebesar Rp300 miliar. Dia dihukum selama 10 tahun 6 bulan penjara.
 
JPU dalam dakwaannya mengatakan, perbuatan terdakwa Yusrizal Handayani bersama Suhernawati (berkas terpisah), pada tahun 2012-Oktober 2014,uang hasil korupsi sebesar Rp265 miliar dari Rp300 miliar dana penyertaan modal Pemkab Bengkalis ke PT BLJ tersebut, digunakan untuk pencucian uang di antaranya untuk membeli saham PT Surya Citra Riau Rp2 miliar.
 
Diantaranya, membeli 1 persil tanah seluas 9.829 m2 di Kelurahan Sidomulyo, Pekanbaru. Membeli dua persil tanah selias 34.750 m2 dan luas 10.637,5 m2 di Jalan Batu II, Balai Punggut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.
 
Kemudian, membeli 50 persil tanah dengan luas 100.000 m2 di Sungai Osak, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, serta beberapa persil tanah lainnya.
 
Untuk kasus ini, Yusrizal tidak didampingi Penasehat Hukum. Dia beralasan telah dizolimi, karena sebelumnya sudah dihukum dalam perkara ini. **rpc/nur

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 16 November 2018 01:11:19
Mahasiswa Desak Usut Dugaan Korupsi di Pemko dan DPRD Pekanbaru
 Jumat, 16 November 2018 01:11:44
Polres Jumpa Pers Penangkapan Tersangka dan BB 30 Kg Ganja Kering
 Kamis, 15 November 2018 08:11:46
1.000 Botol Miras Berhasil Diamankan dari 2 Kecamatan di Rokan Hulu
 Rabu, 14 November 2018 04:11:20
2 Residivis Narkoba Ditangkap
 Rabu, 14 November 2018 04:11:58
Sidang Perkebunan Sawit di HPT TNTN, Terdakwa Suhdev Singh Hanya Seorang Pekerja
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca