Tokoh Masyarakat Bengkalis Ingin PWI Bengkalis Lebih Baik
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 13 September 2018 09:09:50
Tokoh Masyarakat Bengkalis Ingin PWI Bengkalis Lebih Baik
KETERANGAN GAMBAR :
Riza Pahlevi

UTUSANRIAU.CO, BENGKALIS -  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Bengkalis Provinsi Riau mendapat perhatian khusus dari tokoh masyarakat, sekaligus mantan politisi senior di Kabupaten Bengkalis, H Riza Pahlevi. Riza minta PWI lebih baik lagi.

“Saya mendengar dari jauh, jika tak lama lagi akan dilaksanakan konfecab PWI Perwakilan Bengkalis, tepatnya di bulan Oktober. Pesan saya, selamat melaksanakan konfercab, dan bermusyarah, tentukan arah organisasi kedepan untuk menjadi PWI yang lebih mantap,” kata H Riza Pahlevi saat dijumpai diisalah satu kedai kopi di Jalan Antara-Bengkalis, beberapa waktu lalu

Riza menyampaikan pesan bermakna untuk roda organisasi pers tertua di Indonesia itu. Salah satu pesannya jelang konfrensi cabang (Konfrencab) PWI Perwakilan Bengkalis yakni PWI harus bisa tentukan arah organisasi kedepan, untuk menjadi PWI yang lebih mantap di hati masyarakat.

Mantan  Ketua DPRD Bengkalis ini mengemukakan, berkaca dari pemberitaan-pemberitaan pers yang tidak berimbang dan lebih menghakimi salah satu pihak yang diberitakan, sudah barang tentu banyak merugikan jatidiri seseorang. Maka dari itu cita-cita pers terhadap organisasi PWI ini sangat diharapkan bisa merangkul kalangan pers kedepannya.

Menurutnya, inti dari jelang Konfercab PWI Perwakilan Bengkalis harus mengarah kepada peran pers dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya. PWI sebagai organisasi yang mewadahi pekerja profesi sebagai wartawan, menjadi wadah perhimpunan, dan sebagai tempat menyalurkan aspirasi pers itu sendiri.

Selain itu, sambung Riza yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Bengkalis periode 2000-2005 berharap pers sebagai pengawal, agar kawan-kawan profesi bisa menjalankan tugas sesuai fungsi dan aturan main. Kemudian, lebih dari itu yakni menjadi jembatan insan pers dengan pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya.

“Kita berharap, dalam musyawarah kedepan nanti, yang Insya Allah akan dilaksanakan Oktober 2018, PWI Perwakilan Bengkalis dapat menata kembali, membawa pers, khusus di Bengkalis bisa menjalan tugas sebaik-baiknya sesuai UU Pers,”katanya.

Ditanya soal sejauhmana perkembangan roda organisasi PWI selama tiga periode ini, Riza Pahlevi menjelaskan, jika roda organisasi saat ini sudah berjalan sangat baik. Tentunya apa yang sudah dibuat bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi.

“Harapan saya, siapapun yang menakhodai, dan menerajui organisasi profesi ini dapat mempertahankan apa yang dihasilkan oleh para pengurus sebelumnya. Melalui inovasi lain, sehingga lebih baik, baik itu hubungan dengan masyarakat, hubungan dengan pemerintah daerah, maupun hubungan sesama insan pers,” katanya lagi.

Ia juga menambahkan, sejarah lahirnya pers itu sangat panjang, pers punya kebebasan dalam menyampaikan kritikan, sesuai dengan Undang-Undang (UU) Pers. Dalam kritiknya, pers harus bersifat membangun, dan memberikan solusi. Sehingga rekan-rekan pers disamping bisa memberikan penilaian dan mengkritisi segala aspek yang ada dalam kehidupan di masyarakat, pers juga dituntut mendapatkan alternative penyelesaian masalah-masalah yang dikritisi tersebut.

“Karena kalau kita tidak ada pers yang tunak mengkritisi, apapun yang terjadi di masyarakat, nantinya akan terjadi ketidakseimbangan, jadi ketidakseimbangan ini yang tidak kita inginkan, jadi kritik dari pers, itu juga sangat kita perlukan, baik pada masyarakat, secara umum maupun kepada pelaku-pelaku stakeholder yang lainnya, serta pemerintah dan sebagainya,” tandasnya.(pmc)

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 11 August 2018 07:08:50
Presiden akan Anugerahi Almarhum Tenas Effendy Gelar Kehormatan
 Selasa, 16 Januari 2018 05:05:30
Bupati Inhil Hadiri Haul Sultani Aulia Syekh Abdul Qadir Al - Jaelani
 Kamis, 12 April 2018 08:04:00
Pemkab Rohul Mulai Perhatikan Makam Raja Rambah
 Selasa, 27 Februari 2018 06:02:17
Mengenang Tenas Effendy: LAMR Gelar Syarahan Kebudayaan
 Kamis, 22 Februari 2018 06:02:20
Masyarakat Adat Kampar Bersama Walhi Ajukan Uji Materi Perda Provinsi 10/2015 ke MA
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca