Mentah di APBD-P 2018, Banggar Riau Masukkan Pokok Fikiran di APBD 2019
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 08 Oktober 2018 08:10:43
Mentah di APBD-P 2018, Banggar Riau Masukkan Pokok Fikiran di APBD 2019
KETERANGAN GAMBAR :
Suhardiman Amby

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Batal dimasukan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Riau 2018, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau akan memasukkan pokok fikiran di APBD Riau 2019.

Walau sempat berbeda pandangan soal pokok pikiran saat pembahasan APBD Perubahan 2018 lalu dengan Pemprov Riau, Banggar menyatakan akan kembali memasukkan pokir dalam pembahasan APBD 2019.

Salah seorang anggota Banggar DPRD Riau, Suhardiman Amby mengatakan, pihaknya akan kembali membahas soal pokir tersebut, dan tidak mau seolah pokir menjadi suatu hal yang dianggap suatu kesalahan.

"Kami ingin meluruskan kembali, apa yang menjadi tuduhan pihak eksekutif, bahwa masalah pokir, bukan suatu hal yang salah, itu merupakan aspirasi masyarakat. Kita akan lakukan kajian secara maraton, kami akan lihat nanti perkembangannya," kata Suhardiman Amby kepada Tribun, Minggu (7/10).

Dikatakan Suhardiman, ada dua bentuk pembangunan yang dilaksanakan dari aspirasi masyarakat.

Pertama adalah melalui Musrenbang secara bertingkat, hingga masuk ke nomenklatur APBD, kedua adalah melalui pokir yang dijemput anggota DPRD Riau saat reses.

"Kita turun reses itu bukan hanya mendengar curhat masyarakat saja, tapi membantu mencarikan jalan keluarnya. Makanya ada regulasinya penganggaran pembangunan tersebut dua pilihan, yakni melalui Musrenbang dan pokir. Pemprov jangan menggiring opini kalau itu menjadi sebuah kesalahan," ujarnya.

Ditambahkannya, antara Musrenbang dan pokir tersebut masyarakat memiliki hak yang sama, dan tidak ada yang menjadi utama dan kedua.

"Posisinya sama keduanya. Baik melalui Musrenbang atau pokir," ulasnya.

Bahkan menurut politisi Hanura Riau ini, jika Pemprov Riau tetap bersikeras tidak ingin memasukkan pokir dewan nantinya, pihaknya mempersilahkan Pemprov untuk melakukan pembahasan sendiri.

"Kita sebagai unsur legislatif dan eksekutif, punya peran masing-masing dan secara bersama-sama melakukan pembahasan. DPRD juga punya hak budgeting, selain pengawasan dan pengesahan. Atau kalau mereka mau penganggaran dilakukan sendiri, silahkan saja lakukan pembahasan sendiri. Sekaligus ubah saja undang-undang dan ajukan yudisial review, kalau memang fungsi budgeting kita dihilangkan," ujarnya.

Ia juga mengatakan tidak sependapat dengan pernyataan Plt Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim, yang menyatakan DPRD selalu memberatkan pemerintahan.

"Wan Tamrin bilang, DPRD selalu memberatkan pemerintahan. Dari mana dia kok bisa ngomong begitu. Atau kalau mau kami lebih teliti oke," ujarnya.

Dia menambahkan, dalam pembahasan APBD 2019 nanti, pihaknya akan meneliti dengan rinci anggaran APBD 2019.

Setiap OPD juga akan dilakukan pembahasan di komisi masing-masing di DPRD Riau.

"Dalam pemnahasan kita akan teliti nanti. Semua dinas akan kita awasi secara detail. Kita tidak mau jadi tukang stempel saja di DPRD," ujarnya.

Untuk pembahasan APBD 2019 menurut Suhardiman akan dilakukan dalam pekan ini.

Sedangkan terkait adanya isu pembahasan APBD Perubahan 2018 di luar kota, ia mengatakan tidak mengetahui hal tersebut dan juga tidak yakin hal itu terjadi, karena batasannya adalah akhir September 2018 lalu. (Rik)

 

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 16 Desember 2018 09:12:19
Jokowi: Blok Rokan Jangan Dikelola Sendiri
 Minggu, 16 Desember 2018 09:12:16
Jokowi Sebut Pembangunan Tol Trans Sumater Riau Paling Diuntungkan
 Kamis, 13 Desember 2018 03:12:58
Untuk Setiap Kelompok Umur, Harga TBS Sawit Riau Menunjukkan Tren Posistif
 Selasa, 11 Desember 2018 10:12:05
Pemprov Gesa Evaluasi APBD Kabupaten/Kota
 Selasa, 11 Desember 2018 10:12:09
Banyak Faktor, Harga TBS Riau Berfluktuatif
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca