Harga Minyak Dunia Naik, RAPBD Riau 2019 Naik Rp 1 Triliun, DBH Naik Rp 600 Miliar
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 06 November 2018 09:11:52
Harga Minyak Dunia Naik, RAPBD Riau 2019 Naik Rp 1 Triliun, DBH Naik Rp 600 Miliar
KETERANGAN GAMBAR :
ilustrasi

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Kenaikan harga minyak dunia membawa dampak positif  bagi keuangan daerah Riau. Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Riau naik sebesar Rp 1 triliun, dan Dana Bagi Hasil (DBH) naik Rp 600 miliar.

Ada kemungkinan RAPBD Riau meningkat dari jumlah yang diperkirakan sebelumnya sebanyak Rp 1 triliun, yang berasal dari selisih dari kenaikan harga minyak mentah dunia, sebanyak 70 US dollar per barel. Banggar DPRD Riau akan diutus ke Kementerian Keuangan di Jakarta dalam pekan ini, untuk memastikan adanya penambahan anggaran tersebut.

Sebelumnya angka hitungan APBD Riau 2019 adalah Rp 8,3 miliar, dan diperkirakan akan bertambah, menjadi Rp 9,3 triliun jika memang ada penambahan tersebut.
"Anggota Banggar diinstruksikan ke Kemenkeu, karena informasi yang kami dapat, anggaran yang kita setujui sebelumnya, ternyata untuk APBN sudah menggunakan selisih kenaikan harga minyak mentah dunia, ada penambahan sebanyak Rp 1 triliun lagi," kata Wakil Ketua Banggar, Noviwaldy Jusman, Senin (5/11/2018).

Pihak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Riau sendiri menurut Noviwaldy masih ragu aturan penghitungan baru tersebut, karena itu, pihaknya juga akan sekaligus mengajak TAPD Pemprov Riau untuk menemui Kemenkeu.

"TAPD masih ragu, maka kita ajak sama-sama ke Jakarta, agar tidak ada lagi perdebatan saat pembahasan nanti, jadi kita sekaligus menyamakan persepsi. Kalau memang betul nanti maka akan kita sepakati dengan TAPD," ujarnya.

Sedangkan terkait adanya rencana DPRD Riau dan DPRD kabupaten/kota akan menuntut Dana Bagi Hasil (DBH) ke pusat secara bersama dalam waktu dekat, sejauh ini menurut pria yang akrab disapa Dedet ini masih sedang dikoordinasikan dengan DPRD kabupaten/kota.

Bahkan menurut Dedet, DBH juga berpeluang ada penamabahan sebanyak Rp 600 miliar, karena hitungan baru tersebut. "DBH ada peluang penambahan sebanyak Rp 600 miliar. Untuk ke pusat, kami sedang koordinasi dengan DPRD kabupaten/kota," ujarnya.

Hingga Senin ini, bahkan menurut Dedet, sudah ada DBH yang mulai dicairkan oleh pusat dan sudah dikirim ke Pemprov Riau, walau belum sepenuhnya.

"Informasi dari Sekdaprov tadi, sudah ada yang dicairkan sebagian, belum semuanya, tapi angkanya belum tahu, Pemprov akan laporkan pada Rabu (7/11) ke kita, karena memang masih baru," ulasnya.

Dedet mengaku sudahbagak lega, karena beberapa persoalan anggaran yang sebelumnya tidak ada solusi, perlahan sudah dapat jalan keluarnya. "Kita sudah sedikit lega, karena sudah nampak titik terang, kita akan terus komunikasikan hal ini. Kami berterima kasih kepada seluruh elemen yang ikut berjuang, dan juga pihak media yang terus menyuarakan," tuturnya. (Rik)

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 13 November 2018 04:11:02
RAPBD Inhu 2019 Sebesar Rp1,2 Triliun Diajukan ke DPRD
 Selasa, 13 November 2018 09:11:41
Rupiah Kian Lunglai ke Rp14.878 per Dolar AS
 Senin, 12 November 2018 09:11:32
Jika Realisasi tak Tercapai, Anggaran Pusat untuk Riau Dikurangi
 Sabtu, 10 November 2018 10:11:55
Defisit, Sekdaprov Instruksikan OPD Hentikan Kegiatan
 Sabtu, 10 November 2018 10:11:28
Kantor Kas Bank Riau Kepri Kuala Kampar-Pelalawan Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Sekitar
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca