Jalan Terendam Banjir, Petugas Polisi dan KPBD Ini Gendong Siswa SD
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 08 November 2018 09:11:20
Jalan Terendam Banjir, Petugas Polisi dan KPBD Ini Gendong Siswa SD
KETERANGAN GAMBAR :

UTUSANRIA.CO.RENGAT - Arus deras air akibat banjir terus bertambah. AkibatnyaAkses jalan penghubung antara Desa Rantau Mepasai dengan Pulau Gajah Kecamatan Rengat  terendam banjir.

Ketinggian air yang merendam jalan poros Desa Rantau Mepasai itu mencapai setinggi lutut orang dewasa.  Kondisi arus deras air membuat jalan itu sulit untuk dilalui. Sehingga petugas Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kab.Inhu harus membuat seling baja untuk dijadikan pegangan bagi penyebarang jalan. Meski begitu, jalan itu hanya bisa dilalui oleh orang dewasa. Untuk anak-anak harus didampingi oleh petugas yang ada di lokasi agar bisa menyebrangi jalan tersebut.

Bhabinkamtibmas Desa Rantau Mepasai, Brigadir Masrizal bersama-sama dengan petugas KPBD Inhu terus membantu warga untuk menyebrangi jalan tersebut. Bahkan dirinya tak segan menggendong anak-anak sekolah yang hendak menyebrang.

"Kebetulan anak-anak sekolah itu mau pulang, ada yang dijemput orangtuanya ada yang pulang sendirian. Karena arusnya deras jadi tidak bisa dilalui oleh semua anak sekolah itu, ya saya inisiatif menggendong," katanya.

Brigadir Masrizal berkata, jalan poros desa  itu merupakan akses utama, sehingga banyak warga yang mengantri untuk bisa melintasi jalan tersebut. Akibatnya petugas harus bergerak cepat untuk menyebrangkan anak-anak sekolah tersebut.

Brigadir Masrizal juga menyampaikan, debit air sungai indragiri terus meningkat selama beberapa hari ini. Dampaknya wilayah mereka yang termasuk daerah rawa menjadi salah satu daerah yang terkena dampak peningkatan debit air sungai itu. "Ada 10 KK di Desa Rantau Mepasai yang terendam rumahnya," kata Brigadir Masrizal.

Meski begitu tidak ada sekolah yang terendam banjir, sehingga anak-anak tersebut masih bisa sekolah.

Sementara itu, Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK Melalui Ps Paur Humas Polres Inhu Bripka Misran mengatahkan bahwa pihak terus melakukan pemantauan dan perkembangan terhadap kondisi banjir di wilayah Inhu.

"Bhabinkamtibmas yang bertugas disetiap selalu berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat seperti kades, babinsa dan komponeb yang ada didesa, " katannya

Sementara itu, Kepala Kantor Penanggulangan  Bencana  Daerah Kab Inhu Drs Agus Widodo didampingi Koordinator Lapangan Anton mengatahkan,12 orang petugasnya dikerahkan ke desa Rantau Mapesai untuk membantu para siswa SD dan selain itu petugas juga memasang seling besi untuk dijadikan jembatan darurat  (Gus)

 

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 15 November 2018 08:11:46
1.000 Botol Miras Berhasil Diamankan dari 2 Kecamatan di Rokan Hulu
 Rabu, 14 November 2018 04:11:20
2 Residivis Narkoba Ditangkap
 Rabu, 14 November 2018 04:11:58
Sidang Perkebunan Sawit di HPT TNTN, Terdakwa Suhdev Singh Hanya Seorang Pekerja
 Rabu, 14 November 2018 10:11:51
Pagar SD 141 Pekanbaru Roboh, Dua Orang Dikabarkan Meninggal
 Minggu, 11 November 2018 10:11:52
Simpan Sabu, Oknum ASN Dinsos Siak Ditangkap
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca