Oktober dan September Terdapat 19 Kasus DBD di Rohul
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 08 November 2018 04:11:29
Oktober dan September Terdapat 19 Kasus DBD di Rohul
KETERANGAN GAMBAR :
Septien Asmarwiati

UTUSANRIAU.CO, PASIRPENGARAYAN - Memasuki musim penghujan akhir 2018 mulai dari September dan Oktober sedikitnya ada 19 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Data tersebut sesuai dengan laporan yang diterima oleh Dinas Kesehatan Rohul.

Kepala Dinas Kesehatan Rohul, dr Bambang melalui Seketaris Dinas Kesehatan, drg Septien Asmarwiati M Kes (8/11/2018) membenarkan hal tersebut. Dimana pada September 2018, lalu sedikitnya ada 10 kasus DBD yang menyerang warga. Sedangkan Oktober ini sedikitnya ada 9 kasus pertama di Kecamatan Tambusai 3 kasus, Ujung Batu 3 kasus, Rambah 1 kasus dan Tandun 3 kasus.

"Dari 19 kasus DBD tersebut tiga orang diantaranya sempat mendapat perwatan di RSUD Pasir Pengarayan yang merupakan korban DBD dari Kecamatan Tambusai," kata Septien.

Dijelaskan,  perkembangbiayakan nyamuk sangat cepat. Untuk menjadi telur hanya dengan dua sampai tiga hari, sedangkan dari telur menjadi jentik hanya butuh waktu delapan sampai sepuluh hari. Kemudian dari jentik menjadi pompong hanya satu sampai dua hari. Selanjut menjadi nyamuk, dua hari menjadi nyamuk langsung kawin lagi.

"Langkah yang efektif untuk memberantas nyamuk sebenarnya bukan dengan fogging. Karena fogging hanya mampu memberantas nyamuk dewasa, sedangkan untuk jentik tidak akan mati," tuturnya.

Cara yang paling ampuh untuk kita lakukan hanyalah melaksanakan gerakan '3M' (Menutup, Menguras dan Menimbun). Dengan gerakan ini dapat memutuskan mata rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

"Kita menghibau seluruh masyarakat rohul agar melaksanakan tiga M, sehingga jentik nyamuk yang tertampung baik dalam kaleng, ember dan ban bekas di sekitaran rumah kita bisa mati. Lebih baik mencegah dari pada mengobati," tutupnya. (Ar)

 
INFO TERKAIT 
 Minggu, 20 Januari 2019 11:01:34
Predikat RSUD Rokan Hulu Akreditasi Tingkat Madya
 Kamis, 17 Januari 2019 09:01:40
Tingkatkan Pelayanan, Rumah Sakit Swasta Harus Terakreditasi
 Rabu, 05 Desember 2018 07:12:52
Sekda Meranti Ajak Masyarakat Jadi Pendonor Bantu Pasien yang Membutuhkan
 Selasa, 27 November 2018 02:11:36
Sekdaprov Riau Menyayangkan Aksi Mogok Dokter Spesialis RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
 Senin, 26 November 2018 11:11:30
Drg ER Nainggolan, MARS Terpilih Kembali Ketum PERMATA Periode 2018 - 2021
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca