Toyota Kembangkan Pembakaran Hidrogen Tekan Emisi
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 12 November 2018 09:11:58
Toyota Kembangkan Pembakaran Hidrogen Tekan Emisi
KETERANGAN GAMBAR :

UTUSANRIAU.CO - Toyota Motor Corporation mengimplementasikan sistem pembakaran hidrogen di pabriknya di Jepang. Sistem tersebut diklaim yang pertama untuk keperluan industri.

Langkah itu diambil untuk mengurangi emisi karbon dioksida dan membangun proses produksi yang ramah lingkungan. Sistem pembakaran hidrogen yang dikembangkan bersama Chugai RO Co.Ltd itu telah diterapkan di Pabrik Honsha milik Toyota di Jepang, kata Toyota dalam pernyataan resminya, Sabtu (10/11/2018).

Dalam pembakaran hidrogen konvensional, hidrogen bereaksi cepat dengan oksigen, yang mengarah ke suhu nyala api yang tinggi dan emisi NOx yang berbahaya bagi lingkungan. Sistem pembakaran baru yang dikembangkan Toyota menggabungkan dua struktur yang memungkinkan hidrogen membakar lebih lambat.

Sistem pembakaran dalam proses produksi yang dikembangkan Toyota menghasilkan emisi nol, diklaim menghasilkan kinerja lingkungan yang luar biasa. Jika hidrogen dan oksigen dalam keadaan tercampur penuh ketika dinyalakan, campuran itu membakar dengan kuat dengan suhu nyala api tinggi. Pada pembakar yang baru dikembangkan, hidrogen dan aliran oksigen dinyalakan tanpa dicampur sepenuhnya.

Oleh karena itu, pembakaran pada sistem hidrogen menghasilkan pembakaran yang lebih lambat dan suhu nyala api yang lebih rendah. Toyota mengatakan, untuk mencapai target Tantangan Pabrik Emisi Nol CO2, yang merupakan bagian dari Toyota Environmental Challenge 2050, Toyota menerapkan teknologi inovatif dan kegiatan kaizen (peningkatan berkelanjutan) setiap hari.

Toyota juga akan menggunakan energi yang berasal dari sumber terbarukan di pabriknya, termasuk energi hidrogen. "Teknologi baru yang diumumkan hari ini akan memungkinkan 1.000 pembakar gas alam berskala besar untuk digantikan oleh pembakar hidrogen di pabrik kami di seluruh Jepang," kata Toyota. (Rik)

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 10 Desember 2018 05:12:39
Inilah Mobil Listrik Karya Anak Negeri
 Kamis, 15 November 2018 02:11:38
Selenggarakan Boost!, Gadjian Mensosialisasikan Aneka Solusi Teknologi Pengembangan Usaha
 Rabu, 31 Oktober 2018 09:10:44
Model Baru Sedan Toyota yang Pernah Jadi Mobilnya Menteri
 Rabu, 24 Oktober 2018 09:10:49
Fortuner atau Pajero Sport yang Lebih Laris di Indonesia?
 Senin, 22 Oktober 2018 08:10:44
Kenapa Toyota Rush di Indonesia Tak Punya Fitur Ini?
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca