Sang Alang Rilis Lagu "Sontoloyo" yang Bernuansa Karnaval
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 14 November 2018 12:11:09
Sang Alang Rilis Lagu "Sontoloyo" yang Bernuansa Karnaval
KETERANGAN GAMBAR :
Sang Alang bersama Fadli Zon, Penulis lirik lagu Sontoloyo. (Dok. Diatunes)

UTUSANRIAU.CO, PADANG - Menepikan substansi lagunya, Sang Alang membuktikan kematangannya sebagai  seorang musisi legendaris Indonesia lewat karya kolaborasi dengan Ahmad Dhani di lagu Sontoloyo. 

Videoklipnya telah diunggah pada hari Selasa 13 November 2018 di channel YouTube Diatunes. Lagu ini hasil gubahan Sang Alang dari puisi karya Fadli Zon. Ahmad Dhani ikut berperan dalam penggarapan aransemen musiknya.

"Lagu Sontoloyo ini terinspirasi dari lagu Waka Waka (This Time for Africa) dari Shakira,” kata Sang Alang, saat diwawancarai, Selasa (13/11/18).

Fadli Zon, sosok politikus yang sebelumnya juga dikenal sebagai seorang penyair yang pernah menjadi Redaktur Majalah Horison, berhasil melahirkan metofora yang kuat pada puisi Sontoloyo, sehingga memberi ruang inspirasi yang terbuka bagi Sang Alang untuk  mengiramakannya, meskipun setiap suku kata pada puisi mengandung nadanya sendiri.

Kolaborasi Sang Alang dan Ahmad Dhani pada lagu ini, tetap mempertahankan nilai puitis dalam penggarapan aransemennya. Terjawab pada soul lagu yang dilahirkan bermetafora dengan lirik yang dilagukan. Lirik yang mengaspirasikan ekonomi kerakyatan, dilagukan dengan irama bernuansa karnaval. 

Tersirat pesan, agar pendengar lagu ini selalu bersemangat menjalani kehidupan, bersikap kritis dalam tatanan demokrasi, dan selalu menjaga keutuhan dalam berbangsa dan bernegara.  Sehingga menjadi keunikan dan kekuatan tersediri bagi lagu Sontoloyo. 

Bersenyawanya karakter rock ballad Sang Alang dengan karakter rock Ahmad Dhani , didukung oleh akord-akord sederhana yang ditulis Sang Alang pada lagu Sontoloyo ini. 

Perjalanan akord yang sama pada tiap bait, dengan membedakan satu akord pada tiap part lagu dapat kita temukan. Seperti akord A minor pada intro, berganti akord G pada verse. 

Tentu ini jadi strategi tersendiri bagi Sang Alang, agar lagu ini langsung diterima oleh penikmat musik pada saat pertama kali mendengarnya. Komposisi musik seperti ini telah terbukti menduniakan banyak lagu, seperti Don’t Cry (Guns N’ Roses), Desert Rose (Sting), Always (Bon Jovi), Some One Like You (Adele).

Melahirkan sebuah karya lagu berkualitas, sejatinya tidaklah terikat pada akord-akord rumit yang digunakan, tapi kepintaran seorang musisi dalam mengomposisi instrument dan permainan vokal yang berbeda pada tiap part lagu, membuat sebuah karya tetap mudah diterima masyarakat.. Wajar saja, jika lagu Sontoloyo kelak akan menjadi sebuah karya melegenda di kemudian hari.

Videoklip lagu Sontoloyo bisa ditonton pada link YouTube berikut ini; https://youtu.be/yA9dxZhM98g. **(RLS)

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 26 April 2019 09:04:15
Balai Bahasa Riau Gelar Duta Bahasa Riau 2019
 Jumat, 22 Februari 2019 07:02:40
LAMR: Masyarakat Riau Menaruh Harapan Besar ke Syamsuar-Edy
 Selasa, 19 Februari 2019 10:02:30
Melihat Situs Budaya Istana Rokan
 Minggu, 10 Februari 2019 05:02:17
Pawai di hari Ke Enam Perayaan Imlek, Warga Padati Kota Bengkalis
 Jumat, 08 Februari 2019 07:02:45
Festival Perang Air Meranti Raih Rekor MURI Kategori Peserta Terbanyak di Indonesia
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca