Ir. Selamat, MM: Tahun 2018, TK PPEG Terbentuk di Dua Desa, Tahun Depan Dua Desa lagi
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 23 November 2018 07:11:32
Ir. Selamat, MM: Tahun 2018, TK PPEG Terbentuk di Dua Desa, Tahun Depan Dua Desa lagi
KETERANGAN GAMBAR :
Ir. Selamat, MM: Tahun 2018, TK PPEG Terbentuk di Dua Desa, Tahun Depan Dua Desa lagi

UTUSANRIAU.CO, RENGAT - Dalam rangka Mengelola, memanfaatkan lahan gambut, Direktorat Pengendalian Kerusakan Gambut melalui Dinas Lingkungan Hidup(DLH) Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau, turun kelapangan untuk membentuk Tim Kerja Pengendalian dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (TK PPEG) di dua desa.

Pembentukan TK PPEG ini bertujuan, agar lahan gambut dapat dimanfaatkan dan dikelolah dengan baik. Masyarakat dapat mengelolahnya sebagai sumber pendapatan untuk menunjang kemakmuran masyarakat desa tempatan, kata Indra T sebagai koordinator kegiatan pengelolaan dan pengendalian.

Ir. Selamat, MM Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu melalui koordinator pengelolaan dan pengendalian, Indra T mengatakan, " untuk tahun 2018 ini, pengendalian pengelolaan ekosistem gambut berkelanjutan di kabupaten Inhu baru terbentuk di 2 (Dua) Desa", diantaranya Desa Tanjung Sari kecamatan Kuala Cenaku dan Desa Sialang Dua Dahan Kecamatan Rengat Barat. 

Dalam hal ini dikatakanya lagi, untuk desa- desa gambut yang ada di Inhu nantinya tidak menutup kemungkinan akan terbentuk. Tahun 2019  akan canangkan 2 (dua) desa diantaranya Desa Pulau Jumat dan Redang.

Program ini disamping mensejahterakan masyarakat pembentukan TK PPEG juga diharapkan mampu untuk menghimpun pengelolaan meminimalisir dan pencegahan terjadinya kebakaran lahan dan gambut dengan program Blocking Kanal atau sekat Kanal.

"Pengurus TK PPEG harus merangkum dan mengajak kelompok tani, dan ini nanti perencanaan program akan disalurkan Melalui dana hibah IFAD. Dibentuknya pendamping TK PPEG tiap desa agar mengawasi kegiatan tersebut dan melaporkan setiap perkembangan TK PPEG yang ada di desa itu," kata dia. (mcr/urc)

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 07 Desember 2018 04:12:34
GAKKUM LHK Amankan Sudigdo dan 3 Alat Berat Rambah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu
 Selasa, 04 Desember 2018 08:12:53
JMGR: Tanpa SK PS Gambut, Jokowi Tidak Perlu Ke Riau
 Senin, 03 Desember 2018 08:12:18
Potensi Hujan di Riau Hingga April
 Jumat, 30 November 2018 08:11:01
Saat Indonesia Jadi Negara Penyumbang Limbah Plastik Terbesar Dunia, Ibu-ibu Pekanbaru Dirikan Kelompok Perajin Sampah
 Sabtu, 17 November 2018 09:11:14
Harimau Terjebak di Pemukiman Warga Berhasil di Evakuasi
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca