Ruas Jalan Sudirman Ujung Batu Kembali Rusak, Itu Tanggung Jawab Provinsi
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 04 Desember 2018 09:12:18
Ruas Jalan Sudirman Ujung Batu Kembali Rusak, Itu Tanggung Jawab Provinsi
KETERANGAN GAMBAR :
Nono Patria Pratama , Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rohul

UTUSANRIAU.CO, ROKAN HULU - Sejumlah warga  mengeluhkan kerusakan jalur dua ruas jalan Sudirman Kecamatan Ujung Batu, bukan hanya merusak wajah kota, tapi sudah sangat meresahkan, bahkan menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu-lintas.

Sedikitnya ada 5 titik ruas jalan yang aspalnya sudah terkelupas berserakan di badan jalan dan membentuk lobang menganga berukuran 20 centimeter dengan kedalaman 10 centimeter. Kondisi ini bisa mengancam keselamatan pengendara, apalagi tidak lama lagi akan masuk musim liburan Natal dan Tahun Baru 2019.

Sistem drainase yang buruk menjadi penyebab utama, dimana saluran parit mulai mendangkal, sehingga air tidak lagi mengalir normal, dan meluber ke badan jalan. "Kerusakan jalan di tempat kami ini sudah jadi langganan, apalagi kalau sudah masuk musim penghujan, air pasti tergenang di badan jalan, dan kelamaan jalan jadi rusak," diakui Adi warga Kelurahan Ujung Batu bercerita kepada wartawan.

Sementara Nono Patria Pratama SE menyebut, mulai Januari 2018 perbaikan jalur dua dalam kota bukan lagi kewenangan kabupaten melainkan jadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi. "Ya, sejak keluar surat keputusan bulan Januari lalu, kerusakan jalan khususnya jalur 2 dalam kota jadi tanggung jawab Pempov Riau," kata Nono Ketua Komisi I DPRD Rohul.

Karena itu, Politisi Partai Golkar ini mendesak agar Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR segera melakukan perbaikan. Sebab sudah sering pengendara motor yang jatuh, bahkan ada sampai meninggal dunia.

"Kita menginginkan persoalan ini jangan dibiarkan berlarut, apalagi ini menyangkut keselamatan pengendara yang lalu lalang," tegasnya.

Apalagi, jelang pergantian tahun baru, pastinya arus lalu lintas akses menuju Pasirpengaraian sampai ke Kabupaten Padang Lawas-Sumatera Utara itu akan semakin padat, dikhawatirkan akan menyebabkan macet.

Menunggu ada perhatian dari pemerintah provinsi, sementara masyarakat sekitar dengan sukarela menutup jalan berlobang dengan Sirtu (Pasir, batu). Namun itu tidak bertahan lama, dan kembali akan berlobang.  **mcr/urc

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 13 Desember 2018 05:12:59
10 Kecamatan di Inhu Terendam Banjir, Termasuk 36 Sekolah
 Kamis, 13 Desember 2018 03:12:13
Fokus Ornop Inhil Menggelar Seminar dan Talk Show
 Kamis, 13 Desember 2018 03:12:32
Pilkades Serentak 2018 : Calon Nomor Urut Dua Desa RTH Raih Suara Terbanyak
 Kamis, 13 Desember 2018 08:12:30
Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau
 Kamis, 13 Desember 2018 08:12:16
Debit Air Sungai Kampar Meluap Akses Darat Langgam Menuju Pangkalan Kerinci
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca