Demo ke DPRD Riau, Mahasiswa Tuntut Kestabilan Harga Sawit di Riau
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 20 Desember 2018 07:12:37
Demo ke DPRD Riau, Mahasiswa Tuntut Kestabilan Harga Sawit di Riau
KETERANGAN GAMBAR :
Demo ke DPRD Riau, Mahasiswa Tuntut Kestabilan Harga Sawit di Riau

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Puluhan mahasiswa HMI Pekanbaru geruduk DPRD Riau, Rabu (19/12/18). Mereka menuntut pemerintah untuk menstabilkan harga komoditas perkebunan di Riau, seperti sawit, karet dan kelapa.

Dalam tuntutannya, massa menuntut pemerintah untuk mencari pasar baru untuk memasarkan Crude Palm Oil (CPO) sawit Indonesia. Pemerintah juga harus melawan kampanye negatif terhadap sawit Indonesia.

"50 persen penghasilan masyarakat Riau sangat tergantung kepada hasil perkebunan, seperti sawit, karet, dan kelapa. Namun, saat ini harga-harga komoditas perkebunan kita turun. Pemerintah harus memberikan solusi, bagaimana harga komoditas perkebunan kita naik kembali," kata Koordinator Lapangan (Korlap) massa, Gopinda Aditya Putra.

Selain itu, massa juga menuntut pemerintah agar membuat kebijakan untuk harga kelapa. Pemerintah juga dituntut untuk mendirikan BUMD untuk menampung kelapa rakyat.

"Kami juga meminta pemerintah untuk mengembalikan harga karet ke Rp14.000, seperti yang pernah terjadi sebelumnya," pungkas Gopinda.bpc/nur

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 16 Juli 2019 21:07:50
DAK Fisik Riau Rp1,8 Triliun Terancam Hangus
 Jumat, 12 Juli 2019 22:17:25
Bersama Empat Bupati/Walikota, Gubri Sepakat Bangun Kawasan Pekansikawan
 Kamis, 11 Juli 2019 01:07:17
Kendala Di Hadapi Petani Padi di Rupat Pasokan Air Kecil Ke Sawah Musim Kemarau Panjang
 Kamis, 11 Juli 2019 07:07:09
Perekonomian Riau Tumbuh Sebesar 2,88 Persen Year on Year
 Kamis, 11 Juli 2019 07:07:12
Kadis DPMPTSP Evarefita Buka Bimbingan Penyuluhan Pelaksanaan Penanaman Modal
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca