Jaksa Tuntut Teller BPR Amanah 6,5 Tahun Penjara
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 01 Februari 2019 07:02:11
Jaksa Tuntut Teller BPR Amanah 6,5 Tahun Penjara
KETERANGAN GAMBAR :
Jaksa Tuntut Teller BPR Amanah 6,5 Tahun Penjara/ Foto Internet

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Nadia Ayu Puspita (28), teller Bank Perkreditan Rakyat Dana Amanah Kabupaten Pelalawan, terdakwa kasus penilapan dana nasabah sebesar Rp440 juta, dituntut jaksa selama 6,5 tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dyofa SH, di hadapan majelis hakim yang diketuai Saut M Pasaribu SH menyatakan, terdakwa bersalah melanggar Pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 ayat 1 huruf b UU 3I tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.sebagaimana yang telah diubah dan diperbaharui UU Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 64 KUHP.

"Menuntut agar majelis hakim menghukum terdakwa selama 6 tahun dan 6 bulan penjara,"kata jaksa, di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (31/1/19).

Selain itu, jaksa juga meminta terdakwa membayar denda sebesar Rp200 juta atau subsider 3 bulan kurungan. Terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp444 juta atau subsider 3 tahun dan 3 bulan penjara.

Ada beberapa hal yang memberatkan terdakwa menurut jaksa. Diantaranya, terdakwa pernah melarikan diri pada saat proses penyidikan.

Atas tuntutan jaksa itu, terdakwa langsung menangis. Melalui kuasa hukumnya, terdakwa akan mengajukan pembelaan (pledoi) pada sidang mendatang.

Dalam dakwaan disebutkan, perbuatan terdakwa dilakukan antara  Agustus 2014 hingga Oktober 2016. Ketika itu, terdakwa menarik uang dari rekening nasabah pada BPR Dana Amanah yang sahamnya milik Pemkab Pelalawan, tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Pemilik rekening yakni atas nama Cerdas Ramadan, Binsani Ramadan dan TS Uya. Terdakwa menarik dana nabah tersebut sebanyak 22 kali, tanpa buku tabungan dan kuasa dari para pemilik tabungan.Dari 22 penarikan tersebut, terdakwa meraup uang Rp444 juta.nur/rpc

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 14 August 2019 09:08:55
Pasca Karlahut Semakin Meningkat Kapolres Janjikan 5 Juta Penangkap Pelaku Karlahut
 Selasa, 13 August 2019 01:08:56
Tak Hanya Geledah Geledah Rumah Dinas, KPK Geledah Kantor Walikota Dumai
 Selasa, 13 August 2019 08:08:57
Malam Idul Adha, Seorang Warga Air Molek Diamankan Polisi
 Senin, 12 August 2019 10:08:24
Seorang Remaja Tenggelam di Pantai Kute Pangkalan Kerinci
 Minggu, 11 August 2019 06:08:36
Kejati Riau Pastikan Hukuman Berat Menanti Pelaku Karhutla
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca