Jaksa Siapkan Banding untuk Suhdev Singh
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 01 Februari 2019 05:02:17
Jaksa Siapkan Banding untuk Suhdev Singh
KETERANGAN GAMBAR :
Sidang Suhdev Singh

UTUSANRIAU.CO, PANGKALAN KERINCI - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan menjatuhkan vonis 1 tahun penjara denda Rp 1 Milliard terhadap terdakwa Sukhdev Singh (69) atas perkara menggara dan mengelola Kawasan Hutan Produksi Tamanan Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Sidang putusan terhadap Suhdev Singh warga keturunan India itu dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Nelson Angkat SH MH didampingi dua hakim anggota Nur Rahmi SH dan R Hidayat Batubara SH MH, pada persidangan, Selasa (29/1) sore lalu.

Selain menjatuhkan vonis 1 tahun penjara, juga denda Rp1 miliar, subsider 1 bulan kurungan. Sedangkan lahan seluas 145 hektar yang telah ditanami sawit di Simpang Baserah, Km 80, Dusun III, Tasik Indah, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan dikembalikan pada pemiliknya. Vonis ini jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pelalawan Martalius SH, yang menuntutnya 4 tahun penjara, denda 1.5 M.

Kemudian dalam perkara ini terdakwa diterapkan pasal 92 ayat 1 huruf a junto pasal 17 ayat 2 huruf b UU nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.
Berbeda dengan putusan majelis hakim yakni pasal 36 ayat 1 melakukan usaha atau kegiatan yang wajib memiliki amdal atau UKL/UPL wajib memiliki izin lingkungan sebagaiman diatur dalam UU nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

Kemudian pertimbangan hakim dalam fakta persidangan menuturkan bahwa selama persidangan terdakwa sopan dan tidak pernah dihukum. Serta terdakwa hanya sebagai pekerja dan menerima gaji di perkebunan sawit tersebut.
Sedangkan pemilik lahan adalah Dr Jagir Singh, Ranjor Singh, Marjit Singh yang sebelumnya sempat dihadirkan sebagai saksi, tidak diproses oleh tim Gakkum KLHK Riau yang menangani sejak awal hingga dilimpahkan ke Kejati Riau dan diteruskan ke Kejari Pelalawan untuk disidangkan.

Atas putusan majelis hakim, JPU maupun terdakwa melalui penasehat hukumnya pikir-pikir. Hingga terdakwa Suhdev yang sebelumnya berstatus sebagai tahanan kota, masih bisa melangkah keluar dari ruang sidang dan tidak dieksekusi ke jeruji besi. 

"Putusan  Pengadilan negeri pelalawan sangat  kita hormati untuk memberikan rasa keadilan khususnya masyarakat riau. Karena pengukuhan kawasan hutan di lokasi perkara belum defenitif . Putusan ini kita pikir pikir. Memang berdasarkan keterangan ahli yang di hadirkan oleh JPU . Status kawasan hutan produksi terbatas masih proses untuk pengukuhan  atau penetapan . Karena penetapan kawasan hutan ada prosedurnya dan  kawasan hutan dimaksud  masih prematur .Batas belum jelas dan fakta dilapangan tidak pernah ada larangan atau sosialisasi" ujar PH Suhdev.

Kajari Pelalawan Nophy Tennophero Suoth SH MH ketika dikonfirmasi melalui Kasi Pidum Agus Kurniawan SH MH kemarin mengaku, pihaknya akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Riau atas vonis terdakwa Suhdev Singh tersebut."’Ya kita ajukan banding, karena vonis dijatuhkan 1 tahun penjara, jauh lebih ringan dari tuntutan yang kita ajukan yakni 4 tahun penjara. Sekarang lagi mempersiapkan pengajuan bandingnya,’’ ujar Kasi Pidum singkat. EP

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 14 August 2019 09:08:55
Pasca Karlahut Semakin Meningkat Kapolres Janjikan 5 Juta Penangkap Pelaku Karlahut
 Selasa, 13 August 2019 01:08:56
Tak Hanya Geledah Geledah Rumah Dinas, KPK Geledah Kantor Walikota Dumai
 Selasa, 13 August 2019 08:08:57
Malam Idul Adha, Seorang Warga Air Molek Diamankan Polisi
 Senin, 12 August 2019 10:08:24
Seorang Remaja Tenggelam di Pantai Kute Pangkalan Kerinci
 Minggu, 11 August 2019 06:08:36
Kejati Riau Pastikan Hukuman Berat Menanti Pelaku Karhutla
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca