Tersandung Korupsi 15 ASN Pemprov Riau Proses Pecat
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 04 Februari 2019 12:02:45
Tersandung Korupsi 15 ASN Pemprov Riau Proses Pecat
KETERANGAN GAMBAR :
Tersandung Korupsi 15 ASN Pemprov Riau Proses Pecat/ Foto Internet

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali memproses Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung kasus tindak pidana korupsi (Tipikor), sedikitnya 15 ASN kini sedang terancam Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) alias dipecat.

"Setelah kita cek di Sistem Administrasi Kepegawaian, ternyata ada 15 ASN yang tersandung Tipikor belum diberhentikan dengan tidak terhormat," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan, Senin (4/1/2019) di Pekanbaru.

Dari 15 ASN tersebut, lanjut Ikhwan, lima diantaranya merupakan kasus terbaru yakni tiga dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad dan dua ASN Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. "Selebihnya itu kasus lama, bahkan yang bersangkutan sudah menjalani masa hukuman dan aktif bekerja sebagai ASN," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Riau, Evandes Fajri, juga mengatakan bahwa selain 22 ASN Pemprov Riau yang sudah dipecat, masih ada belasan ASN yang masih disisir BKD.

"Yang 22 orang kemarin sudah diberhentikan dengan tidak hormat, tapi sekarang masih ada pegawai yang tersandung korupsi belum diproses. Ini masih disisir oleh BKD. Hal ini karena dulu tidak ada koordinasi dengan Pengadilan, sehingga tidak dapat surat salinan dari Pengadilan," katanya.

Evandes menambahkan, kalau 15 ASN tersebut sudah dipecat dengan tidak terhormat, maka semua hak-haknya akan dicabut, termasuk tunjangan pensiun. Kalau ASN yang tersandung hukum ini tak dipecat, maka kepala daerah bisa dituntut oleh negara karena sudah melakukan pembiaran.

"Kalau gaji dan tunjangan ASN yang tersandung Tipikor dapat terus, bisa kepala daerah yang kena. Makanya kepala daerah harus memberhentikan ASN yang tersandung Tipikor," tukasnya.

Sebelumnya, pada akhir tahun 2018 Gubernur Riau H Wan Thamrin meneken surat keterangan PDTH 22 ASN Pemprov Riau yang tersandung Tipikor. Kemudian BKD menyisir ada 15 ASN yang akan diberhentikan dengan tidak hormat dalam waktu dekat ini.ck/nur

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 22 April 2019 18:50:45
Korupsi Proyek Jalan, Mantan Sekda Dumai dan Direktur PT MRC Diadili
 Senin, 15 April 2019 09:04:08
Kapolres Pelalawan Pimpin Serpas Pengamanan TPS
 Senin, 15 April 2019 08:04:11
Isu Ada Penambang Pasir ilegal di Pulau Rupat Ini Pernyataan Kasat Polair
 Jumat, 12 April 2019 14:52:02
Rawan Peredaran Narkoba, Gubri Syamsuar Minta Perketat Pengawasan Wilayah Perbatasan
 Jumat, 12 April 2019 07:04:14
Berakhir Sudah Pelarian Penembak Janda Beranak Tiga di Desa Rambah Samo-Rohul
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca