RawatBumi: Ungkapan Cinta dan Terima Kasih untuk Bumi
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 22 April 2019 07:04:43
RawatBumi: Ungkapan Cinta dan Terima Kasih untuk Bumi
 
Dokumentasi Rawat Bumi

UTUSANRIAU.CO, YOGYAKARTA - Selepas masa persiapan yang cukup panjang sejak bulan Februari 2019 lalu, akhirnya Gerakan Rawat Bumi berhasil terlaksana dengan baik dan semarak. Diinisiasi langsung oleh Lindungihutan.com yang berkolaborasi bersama rekan-rekan relawan dari seluruh Indonesia, upaya memberikan cinta dan ungkapan rasa terima kasih kepada bumi telah terwujud dalam aksi penanaman pohon pada lebih dari 65 daerah secara serentak pada 20 & 21 April 2019 lalu dengan jumlah pohon tertanam lebih dari 50.000 bibit pohon dengan sekitar 5.000 relawan berbagai daerah yang tergabung. Disaat yang bersamaan, tidak hanya melakukan penanaman, aksi bersih-bersih sampah juga menjadi kegiatan yang dilakukan oleh para relawan.

 
 
Dokumentasi Rawat Bumi

Hutan memiliki peranan penting bagi keberlangsungan mahkluk hidup dalam jangka panjang. Selain menjadi paru-paru dunia, hutan juga memiliki fungsi dalam menjaga kestabilan alam semesta. Alih-alih menjaga dan merawatnya dengan sepenuh hati, luas hutan di Indonesia justru kian menyusut dan berubah fungsi menjadi lahan produksi. Belum lagi kita harus menghadapi banyak fenomena-fenomena alam yang terkait dengan kerusakan hutan.
 

 
 
Dokumentasi Rawat Bumi

Hal inilah yang melandasi terbentuknya Gerakan Rawat Bumi sekaligus memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April. Mengembalikan kepercayaan bumi terhadap manusia bukanlah hal yang mudah. Tanpa menyia-nyiakan waktu yang ada, Lindungihutan.com bersama seluruh relawan berkonstribusi langsung dalam aktivitas menghijaukan bumi kembali. Tidak hanya berhasil menanam puluha ribuan pohon, Gerakan Rawat Bumi kali ini juga mampu menghimpun masyarakat luas untuk turut andil dalam melakukan aksi pungut sampah sebagai bukti cinta dan terima kasih mereka kepada bumi dan alam sekitarnya. Ketika sampah-sampah telah dibersihkan, maka yang tersisa hanyalah keindahan. Ya, keindahan alam yang sudah lama sulit untuk kita temukan. 
 

 
 
Dokumentasi Rawat Bumi

Gerakan Rawat Bumi hari ini telah berlangsung lancar dan sukses di berbagai daerah di Indonesia seperti Badung Kuta, Bangkala Barat, Banjar, Banyumas, Banyutowo Pati, Barito Kuala, Batam, Batanghari Jambi, Bekasi, Bengkulu, Bitung, Bogor, Bolaang Mongondow Selatan, Bumijiwa Tegal, Ciamis, Cibuaya Karawang, Cilacap Selatan, Cilamaya Karawang, Cirebon, Cisauk, Tangerang, Depok, Garut, Gresik, Indramayu, Jayapura, Kali Cileles Tangerang, Kendal, Kendari, Langsa Aceh, Lombok Barat, Magelang, Magetan, Makassar, Malang, Mangunharjo Semarang, Mempawah, Metro Lampung, Morodemak Demak, Muaro Jambi, Pacet Bandung, Pacet Mojokerto, Paciran Lamongan, Palangkaraya, Pandeglang Banten, Pasongsongan Sumenep, Pekalongan, Pelaihari, Polewali Mandar, Probolinggo, Ogan Komering Ilir, Samarinda, Sambas, Serang, Sidoarjo, Situbondo, Subang, Sumbawa, Surabaya, Tanjungmas Semarang, Tegal Timur, Temanggung, Ternate, Toraja Utara, Tuban Kuta, Wonosobo dan Yogyakarta. **Rls

 
 
Dokumentasi Rawat Bumi
 
 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 31 Mei 2019 11:05:25
KEMARI Santuni Kaum Duafa dan Anak Yatim
 Selasa, 28 Mei 2019 10:05:15
PLC Pekanbaru Berbagi Takjil dan Adakan Santunan Anak Yatim
 Senin, 27 Mei 2019 01:05:34
Ramadhan Ceria Bersama BASALERA (BAgasi SALE RAmadhan)
 Rabu, 01 Mei 2019 06:05:57
Asah Kemampuan Komunikasi, Mahasiswa Fikom Taja Public Speaking Festival
 Senin, 22 April 2019 07:04:01
Pendaftaran Audisi Festival IslamicTunes Batubara Resmi Dibuka
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca