BPS Riau Merilis Jumlah Penganguran di Riau Berkurang
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 09 Mei 2019 05:05:25
BPS Riau Merilis Jumlah Penganguran di Riau Berkurang
KETERANGAN GAMBAR :
BPS Riau Merilis Jumlah Penganguran di Riau Berkurang/ Foto Internet

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) per Februari 2019 ada di angka 5,57 persen dari tingkat partisipasi angkatan kerja Indonesia. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,15 persen poin dibanding Februari 2018.
 
Kepala BPS Riau, Aden Gultom mengatakan tren angka TPT pada Februari setiap tahunnya menunjukkan penurunan. Pada Februari 2019, jumlah pengangguran berkurang sebanyak 4.710 orang menjadi 183.700 orang.
 
Sedangkan, angkatan kerja Provinsi Riau pada Februari 2019 sebanyak 3,30 juta orang, tidak mengalami perubahan yang signifikan dibanding Februari 2018.
 
"Penduduk bekerja di Riau pada Februari 2019 sebanyak 3,11 juta orang, naik 5 ribu orang dari Februari 2018," kata Aden di Pekanbaru, Selasa (7/5/2018).
 
Dari 3,11 juta orang yang bekerja itu, kata Aden, sebanyak 1,53 juta orang atau 49,08 persen penduduk bekerja pada kegiatan formal dan sebanyak 1,58 juta orang atau 50,92 persen bekerja pada kegiatan informal.
 
"Pada Februari 2019, persentase tertinggi pekerja menurut jam kerja adalah pekerja penuh dengan jam kerja minimal 35 jam per minggu yaitu sebesar 66,59 persen. Sementara itu, terdapat 33,41 persen penduduk bekerja tidak penuh dengan jam kerja kurang dari 35 jam seminggu," tuturnya.
 
Selama setahun terakhir, lanjutnya, kategori Lapangan Pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja terutama pada Industri Pengolahan (1,43 persen poin), Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (1,08 persen poin), serta Jasa Keuangan dan Asuransi (0,75 persen poin).
 
Sementara, Lapangan Pekerjaan yang mengalami penurunan persentase penduduk yang bekerja terutama pada Perdagangan (2,25 persen poin) dan Administrasi Pemerintahan (1,46 persen poin). **(urc/mcr)

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 20 August 2019 07:08:34
BI Sosialisasikan QRIS sebagai Standar QR Code
 Selasa, 20 August 2019 07:08:15
RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi
 Kamis, 15 August 2019 08:08:14
Penjualan Stand Pameran Riau Expo Baru Capai 50 Persen
 Rabu, 07 August 2019 09:08:08
PLN Bakal Potong Bonus Pegawai Akibat Listrik Mati
 Rabu, 07 August 2019 08:08:39
PLN Bakal Potong Bonus Pegawai Akibat Listrik Mati
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca