Dinas Perdagangan Dan UKM Riau Buka Pasar Murah
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 12 Mei 2019 09:05:15
Dinas Perdagangan Dan UKM Riau Buka Pasar Murah
KETERANGAN GAMBAR :
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop-UKM) Provinsi Riau, Yulwiriati Moesa

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Dalam upaya mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok (bapok) di bulan ramadan, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau menggelar operasi pasar murah di halaman Mesjid Paripurna Al-Nuhajirin, jalan Umban Sari, kelurahan Umban Sari, kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop-UKM) Provinsi Riau, Yulwiriati Moesa, Kamis (9/5/19) di Pekanbaru.

Dengan pembukaan pasar murah ini, ia berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok saat dan pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) ramadan dan Idul Fitri yang cenderung mengalami kenaikan harga karena meningkatnya permintaan.

Menurut Yulwiriati, berdasarkan hasil koordinasi Divre Bulog Riau Kepulauan Riau dan Pertamina, ketersediaan barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging beku (frozen meat), tepung terigu, mentega, telur dan komoditi lainnya aman. Begitu juga dengan barang penting seperti gas elpiji 3 Kg dan Bahan Bakar Minyak (BBM) relatif mencukupi dan harga stabil.

''Tidak menutup kemungkinan, kedepannya seperti biasanya setiap menghadapi bulan suci ramadan dan lebaran, harga barang kebutuhan pokok tersebut melonjak naik,'' ujarnya.

Untuk menghadapi kenaikan harga yang berdampak tidak terjangkaunya daya beli masyarakat berpenghasilan rendah, lanjut Yulwiriati, pihaknya melakukan operasi pasar dalam bentuk kegiatan pasar murah pada titik pemukiman masyarakat berpenghasilan rendah.Tahun ini, pihaknya melakukan kegiatan pasar murah di delapan titik di Kota Pekanbaru.

"Kita bekerjasama dengan camat setempat, dengan para pelaku usaha/distributor seperti Bulog regional Riau dan Kepri, PT Pertamina, dan pelaku usaha ritel modern,'' ungkapnya.

Pasar seperti ini, diharapkan tidak hanya dilakukan tingkat provinsi, tapi teman-teman kabupaten/kota kita harapkan melakukan hal yang sama.

''Caranya gandeng pelaku usaha distributor, pedagang ritel, pasar rakyat dan pasar modern di masing-masing daerah,'' harapnya.

Yulwiriati menerangkan, bahan pokok yang dijual di pasar murah diantaranya beras Rp9.500/kg, gula Rp12.000/kg, minyak goreng Bimoli 2 Liter Rp22.000, minyak goreng Cemara 2 Liter Rp20.000, minyak goreng Fortune 2 Liter Rp21.500, daging 80.000/kg, telur ayam 35.000/papan, bawang putih 22.500/Kg,gas 3 Kg sebanyak 500 tabung dengan harga HET Rp18.000/tabung. (urc/mcr/mtr)

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 20 August 2019 07:08:34
BI Sosialisasikan QRIS sebagai Standar QR Code
 Selasa, 20 August 2019 07:08:15
RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi
 Kamis, 15 August 2019 08:08:14
Penjualan Stand Pameran Riau Expo Baru Capai 50 Persen
 Rabu, 07 August 2019 09:08:08
PLN Bakal Potong Bonus Pegawai Akibat Listrik Mati
 Rabu, 07 August 2019 08:08:39
PLN Bakal Potong Bonus Pegawai Akibat Listrik Mati
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca