Menkumham Minta Bandar Narkoba Besar di Riau Dikirim ke Nusa Kambangan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 14 Mei 2019 08:05:34
Menkumham Minta Bandar Narkoba Besar di Riau Dikirim ke Nusa Kambangan
KETERANGAN GAMBAR :
Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly didampingi Gubernur Riau Syamsuar, di VIP Lancang Kuning Bandara SSK II Pekanbaru, Senin (13/5)

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI Yasonna Hamonangan Laoly meminta kepada Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Riau untuk segera membuat daftar bandar besar narkoba. 

Termasuk diantaranya wanita inisial Y (37) di Lapas Siak yang dihukum 17 tahun, dengan tiga kasus yang sama, narkoba. Menurut Menkumham, para bandar besar ini perlu diisolasi ke Nusa Kambangan, untuk memutus mata rantai peredaran narkoba. "Itu yang perempuan 17 tahun ya. 

Nanti daftarkan aja untuk dimasukan ke Nusa Kambangan," kata Menkumham kepada Kepala Kanwil Kemenkumham Riau M Diah, di VIP Lancang Kuning, Senin (13/5/19).

Menurutnya, saat ini jajarannya sedang menyusun daftar nama-nama bandar besar untuk diindahkan ke Lapas di Nusa Kambangan. Dengan begitu nantinya, para bandar yang selama ini berperan menyuplai barang haram tersebut ke masyarakat dapat diputus mata rantainya. 

Sementara, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Meliani menyatakan siap menjalankan perintah jika memang diminta demikian. "Kalau memang diperintahkan pak menteri, kita siap laksankaan," ungkap Meliani.

Adapun informasi singkat, saat ini wanita inisial Y di Lapas Siak sedang menjalani straf cell atau ditempatkan di ruang isolasi. Sebelumnya, wanita inisial Y ini penghuni pindahan dari Lapas Dumai.

Dari wanita inisial Y ini pula, berawal latar belakang terjadinya kerusuhan hingga terjadinya pembakaran Lapas Siak, yang tidak senang rekannya diperiksa dengan kekerasan, karena terungkapnya praktek narkoba di Lapas. **mcr/urc

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 14 August 2019 09:08:55
Pasca Karlahut Semakin Meningkat Kapolres Janjikan 5 Juta Penangkap Pelaku Karlahut
 Selasa, 13 August 2019 01:08:56
Tak Hanya Geledah Geledah Rumah Dinas, KPK Geledah Kantor Walikota Dumai
 Selasa, 13 August 2019 08:08:57
Malam Idul Adha, Seorang Warga Air Molek Diamankan Polisi
 Senin, 12 August 2019 10:08:24
Seorang Remaja Tenggelam di Pantai Kute Pangkalan Kerinci
 Minggu, 11 August 2019 06:08:36
Kejati Riau Pastikan Hukuman Berat Menanti Pelaku Karhutla
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca