Meskipun Baru, Petugas Kebersihan Inhu Bisa Dapatkan Santunan Kematian
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 15 Mei 2019 05:05:37
Meskipun Baru, Petugas Kebersihan Inhu Bisa Dapatkan Santunan Kematian
KETERANGAN GAMBAR :
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu Ir Selamat MM / Foto Interet

UTUSANRIAU.CO, RENGAT - Meskipun baru bekerja, petugas kebersihan di Inhu bisa memperoleh santunan jaminan kematian dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Seperti yang dilakukan terhadap ahli waris keluarga Ismail.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu Ir Selamat MM didampingi Kasi Persampahan dan Pengangkutan Imron Hidayat S.Sos kepada wartawan di Pematangreba.

Menurutnya, DLH Inhu akan membantu ahli waris dalam melakukan proses pengajuan pembayaran jaminan kematian dan jaminan hari tua bagi petugas kebersihan yang akan mengklaim ke BPJS Ketenagakerjaan.

Seperti dilakukan keluarga petugas kebersihan bernama Ismail yang meninggal dunia, 23 Februari 2019 lalu akibat sakit. Meski baru terhitung sekitar satu bulan menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, namun sudah berhak mendapat santunan jaminan kematian sebesar Rp30.200.000 yang diserahkan langsung ke ahli waris oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, selang tiga bulan kemudian salah seorang petugas kebersihan bernama Sudirman (49) juga meninggal dunia pada 10 Mei 2019 akibat sakit. 

 

"DLH juga membantu keluarganya untuk proses pengajuan pembayaran jaminan kematian dan hari tua supaya santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan direalisasikan," kata Selamat.

Saat ini, tinggal menunggu proses di BPJS ketenagakerjaan. Karena persyaratan yang dibutuhkan seperti surat pengalaman kerja dan surat keterangan pemberhentian kerja karena meninggal sudah dibuatkan DLH.

"Bukan hanya sampai disitu, ahli waris juga kita dampingi dalam pengurusan surat kematian ke intansi lain agar secepatnya dapat selesai," katanya.

Menurutnya, selama proses pengurusan, BPJS Ketenagakerjaan memberikan respon positif dan tidak berbelit belit sepanjang ahli waris bisa melengkapi persyataran dan dokumen kependudukan asli yang dibutuhkan. Hal ini sangat menggembirakan bagi petugas kebetsihan yang ada. **das

 

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 23 August 2019 09:08:38
Jumat Bersih, Babinsa Bersama Warga Desa Banglas Goro Bersihkan Jalan
 Jumat, 23 August 2019 09:08:05
APBD-P 2019, Desa Dapat Rp 200 juta
 Jumat, 23 August 2019 09:08:53
Gubri Sampaikan Nota Keuangan Perubahan 2019
 Selasa, 22 Januari 2019 09:08:36
Bentuk Satgas Penyaluran Bansos, Dinsos Riau dan Kepolisian Daerah Riau Teken Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding
 Kamis, 22 August 2019 09:08:27
Sekda Meranti Buka Sosialisasi Stop Kekerasan Terhadap Anak dan Anti Narkoba
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca