Juni Mendatang IBI Provinsi Riau Gelar Musda
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Sabtu, 18 Mei 2019 10:05:43
Juni Mendatang IBI Provinsi Riau Gelar Musda
KETERANGAN GAMBAR :
Juni Mendatang IBI Provinsi Riau Gelar Musda / Foto Internet

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Riau akan mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) selama 3 hari, mulai 12 Juni 2019 hingga 14 Juni 2019 medatang.

Adapun Musda IBI Provinsi Riau tersebut akan berlangsung dalam dua kegiatan pokok yakni sidang organisasi dan seminar ilmiah. Sedangkan lokasi Musda tersebut rencananya akan digelar di Hotel Pangeran, Pekanbaru.

Ketua Umum IBI Daerah Provinsi Riau, Kasmarni memberi keterangan via telepon, IBI Riau rencananya akan mengadakan Musyawarah Daerah sekaligus membahas kepengurusan yang baru untuk masa jabatan 5 tahun kedepan.

"Selain itu juga akan mengundang Gubernur Riau, Syamsuar," terangnya, Kamis (16/5).

Kasmarni menjelaskan, tujuan mengundang orang nomor satu di Riau ini agar beliau juga tahu kegiatan IBI Riau. Yang mana tiap 5 tahun sekali, pihaknya selalu mengundang Gubernur Riau.

Selain itu pihaknya juga akan mendatangkan peserta dari seluruh kabupaten kota Provinsi Riau. Untuk seminar berjumlah 800 orang dan untuk sidang organisasi sekitar 400 orang. 

Ia kembali melanjutkan, IBI Riau ini makin lama makin berkembang. Dalam dua periode kepemimpinannya, pihaknya sudah mengadakan seperti pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan oleh para bidan. 

Pihaknya juga memfasilitasi bidan untuk pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) melalui pelatihan dan seminar. Untuk pelatihan tersebut dilakukan setiap bulan, sedangkan untuk seminar diselenggarakan 4-6 bulan sekali.

"Ini kita adakan secara rutin, karena untuk disahkan menjadi bidan itu harus punya STR," jelasnya.

Kasmarni kemudian mengimbau kepada para bidan yang ada di Provinsi Riau, untuk bekerja profesional dan memenuhi standar sesuai dengan Undang-Undang Kebidanan yang berlaku dan sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan, serta selalu meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan.

"Pendidikan ini makin lama makin meningkat karna nanti di tahun 2026 bidan yang boleh praktek mandiri adalah bidan profesi atau S1 kebidanan," pungkasnya. (Mcr/urc/ nv)

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 13 November 2019 05:11:31
HKN Ke-55, Diskes Riau Adakan Sejumlah Perlombaan Dan Promosi Kesehatan
 Senin, 04 November 2019 07:11:42
Okober, Diskes Pekanbaru Catat 2.300 Penderita TB
 Senin, 14 Oktober 2019 08:10:47
Ratusan Warga Kecamatan Tambang Kampar Manfaatkan Layanan Kesehatan
 Senin, 14 Oktober 2019 07:10:13
Sekdako Pekanbaru Drs H Mohd Noer, MBS, SH, M.Si Minta Pelayanan Kesehaatan di Tingkatkan
 Minggu, 06 Oktober 2019 04:10:09
Capaian Hasil Pelalawan Sehat Pemkab Pelalawan Terima Penghargaan Dari Menkes di NTT
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca