PTTEP Indonesia dan Universitas Tri Sakti Gelar Seminar SDGs di Pekanbaru
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 19 Juni 2019 14:13:28
PTTEP Indonesia dan Universitas Tri Sakti Gelar Seminar SDGs di Pekanbaru
KETERANGAN GAMBAR :

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU- PTT Exploration and Production (PTTEP) Indonesia menggaet Program Pascasarjana MM-Sustainability Universitas Trisakti menggelar Seminar Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDgs), Rabu (19/6/19) di Hotel Arya Duta Pekanbaru.


Kegiatan perusahaan eksplorasi dan produksi minyak dan gas (migas) yang berbasis di Thailand ini sebelumnya juga sudah digelar di enam kota di Indonesia lainnya. Diantaranya, Jakarta, Makassar, Palembang, Medan, Surabaya dan Balikpapan. 

General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara mengatakan, seminar di Pekanbaru ini merupakan seminar ke-7 yang telah diadakan oleh PTTEP Indonesia dan CECT MM-Sustainability Universitas Trisakti setelah pertama kali diadakan di Jakarta pada tahun 2018. 

Disebutkan, berdasarkan antusiasme dari peserta seminar dan lokarya di lima kota di seluruh Indonesia tersebut, akhirnya mereka memutuskan untuk melanjutkan acara ini di empat kota lainnya di tahun 2019, khususnya Pekanbaru. 

"Mengingat pentingnya menjaga kemitraan yang berkelanjutan, kami akan mengajak pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk terus bekerjasama membantu Pemeritah Indonesia untuk mencapai SDGs," kata Afiat Djajanegara. 

Seminar dan workshop ini sendiri dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi. Dalam sambutannya, seminar dan workshop merupakan salah satu upaya untuk melakukan integrasi strategi dengan melibatkan semua stakeholder. Begitu juga peran swasta dan terutama para perusahaan Migas dan SKK Migas. Begitu juga dengan PTTEP yang merupakan BUMN Thailand tersebut. 

Ditambah lagi, lanjut Sekda, Provinsi Riau sudah mempunyai rencana aksi yang di dalam perumusannya juga terdapat rencana aksi SDGs dan 20 partner dari Internasional. 

"Peran strategis swasta dan perguruan tinggi sangat memungkinkan untuk terlibat aktif dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui banyak sektor seperti migas," kata Sekdaprov Riau. 

Hadir sebagai pembicara dalam kesempatan ini, diantaranya Ketua Sekretariat SDGs, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Abdullah Maskur. Kemudian, tokoh-tokoh terkemuka dari berbagai sektor yang antara lain hadir mengisi acara adalah Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Utara Avicenia Darwis, Technical Advisor United National Development Program (UNDP) Juliaty Ansye Sopacua Ph.D, General Affairs Manager PTTEP Afiat Djajanegara, Direktur Utama Dompet Dhuafa Social Enterpnse Herdiansah dan Co-Founder CSRI Indonesia Jalal. 

Dalam pemaparannya, Abdullah Maskur membagikan ilmu dan pengalamannya terkait perkembangan Provinsi Riau dalam mencapai target keberlanjutan Pemerintah Indonesia. Seminar ini kembali menyatukan akademisi, LSM dan sektor publik dan swasta untuk bersama-sama mendapatkan kolaborasi dan front persatuan untuk mencapai SDGs di Indonesia. 

Selain itu yang membuat acara kali ini berbeda dari yang diadakan di kota-kota sebelumnya, PTTEP dan CECT MM-Sustainability memberikan kesempatan bagi para UMKM dan social entrepreneur lokal Pekanbaru untuk mengadakan bazaar selama seminar berlangsung. UMKM dan social entrepreneur yang mengadakan bazaar di seminar SDGs inf adalah HoT (House of Tempe), Starkids Islamic Flexischool, Daego Chips, Hanisuncake. dan Mische Aesthetic Clinic. UMKM tersebut tepilih karena menjunjung produk Pekanbaru serta memberdayakan masyarakat serta kearifan dan sumberdaya sekitar lokal. 

PTTEP Indonesia juga menyediakan bazaar untuk UMKM dan social entrepreneur lokal untuk seminar yang akan diadakan selanjutnya di Bali dan Yogyakarta dengan skala yang lebih besar. Bazaar ini diadakan sebagai bentuk nyata komitmen PTTEP untuk tidak hanya memberikan forum knowledge sharing untuk membangun SDGs tetapi juga untuk membantu social entrepreneur dan masyarakat lokal. 

Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah lanjutan dari serangkaian seminar di tahun 2018 yang sebelumnya diadakan di 6 kota yaitu: Jakarta, Makassar, Palembang. Medan dan Surabaya dan Balikpapan.nor

 
INFO TERKAIT 
 Sabtu, 20 Juli 2019 06:07:26
Bersama KADIN Sumatera Utara Dan Riau, Danamart Sosialisasi Modal Kerja di Dua Kota
 Jumat, 19 Juli 2019 23:49:02
Walau Ditolak Pemegang Saham, Gubri Syamsuar Tetap Lanjutkan Tim Pansel BRK
 Kamis, 18 Juli 2019 19:39:55
Pansel Dirut BRK Dinilai Cacat Hukum, Sekdaprov: Hanya Mis Komunikasi....
 Kamis, 18 Juli 2019 19:29:20
Sekdaprov Belum Pastikan Usulan APBD-P 2019
 Selasa, 16 Juli 2019 21:07:50
DAK Fisik Riau Rp1,8 Triliun Terancam Hangus
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca