Diduga Dokter Salah Memberikan Resep Obat,, Aidil Ikram di Rawat di RSUD Bengkalis
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 12 August 2019 02:08:47
Diduga Dokter Salah Memberikan Resep Obat,, Aidil Ikram di Rawat di RSUD Bengkalis
KETERANGAN GAMBAR :
Aidil Ikram Korban Dokter Praktek di Duga Salah Beri Obat 17 Hari Terbaring di RSUD Bengkalis

UTUSAN RIAU, BENGKALIS  -  Bocah laki  laki yang bernama Aidil Ikram warga Desa Teluk Latak mengalami  alergi kulit  yang  cukup parah ini yang di dapat dari keteragan dari salah satu anggota keluarga  korban kepada awak media saat di temui di rumah kediaman nya pihak keluarga menjelas kan diduga salah resep yang berikan oleh dokter beberapa hari lalu.

Aidil ini mengalami alergi kulit dan sempat dirawat di RSUD Bengkalis, Mendengar informasi ada bocah menderita sakit keras, kami dari Awak media Bengkalis tergerak dan berinisiatif ingin membantu meringankan beban keluarganya. Alhamdulilah sekarang Aidil sudah bisa pulang kerumahnya setelah sekian lama terbaring di RSUD Bengkalis. Pasien menjadi korban dalam mendiaknosa sakit seorang pasien akibatnya pasien dirawat inap selama 17 hari. 

Salah satu organisasi wartawan yang berada di Bengkalis berinisiatif memberikan santunan ke korban salah beri obat yaitu Aliansi Jurnalis Online Indonesia (DPC AJOI) Kabupaten Bengkalis. diwakili Ketua Bidang Industri Aplikasi, memberikan santunan kepada korban salah beri obat/resep adalah  Aidil  Ikram (11 th) warga di Desa Teluk Latak Kecamatan Bengkalis, Sabtu (10/8/2019).

Menurut Ramadhan  (anggota AJOI Bengkalis) mengatakan "Aidil, Anak ke empat dari pasangan Medison dan Wati merupakan salah satu anak yang kuat dalam menjalani kehidupan kesehariann. Aidil penderita penyakit kulit yang disebabkan alergi obat yang dikonsumsinya dari salah satu dokter yang membuka praktek klinik  Bengkalis  jln. A yani  di kecamatan Bengkalis," terang ramadhan.

Kronologis kejadian Wati Ibu dari Aidil Ikram  menjelaskan bahwa anaknya Aidil, sebelum di bawa berobat ketempat dokter praktek, "Memang anak saye waktu pulang main saye melihat bibirnye merah same matanya  juge merah saye bawa anak saye ke poskesdes, disane cume dikasi obat biasa aje terus dibilang kalo obat mate tak ade cube beli Kat kedai mungkin Ade", jelas ibu wati dengan logat melayunya ke awak media.

Setelah dibawa ke Puskesdes tidak ada perubahan Orang tua Aldi langsung  membawa anaknya ke tempat Dokter Praktek, 

Setelah sampai ditempat dokter praktek yang juga menerima  BPJS. Tapi BPJS  Medison orang tua aidil tidak berlaku di tempat dokter praktek tersebut, dan tidak tau apa alasannya. karena sudah terlanjur sampai disana  Medison memutuskan anaknya untuk di cek penyakit apa yang diderita anaknya menjadi umum atau bayar langsung.

Setelah ditangani dokter tersebut dan di cek apa penyakitnya, "Dokter mengatakan anak saya terkena cacar air", dan dari dokter praktek  memberikan obat, terang ibu Wati.

"Setelah obat yang diberi dokter diminum anak saya pagi dan malam, anak saya bukan tambah sembuh malah tambah parah sakitnya, terus besoknya kami sekeluarga membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis, setelah ditangani dokter di rumah sakit dokter bilang anak saya terkena alergi obat yang di konsumsinya", jelas ibu Wati dengan nada sedih.

Saat ditanya awak media, apakah ada dari pihak dokter praktek menjenguk anaknya saat rawat inap di RSUD dan berapa lama di rawat inap di RSUD, ibu Wati menjawab "Kalo Dokternya belum ada, cuma anggota dokternya ada dua kali nengok ke RSUD, Kalo berapa lama dirawat sekitar 17 hari rawat inap di RSUD", Ucapnya lagi dengan mata berkaca-kaca.

Menurut Dokter RSUD Bengkalis Aidil Ikram  mengatakan kena penyakit Sindrom Stevens Jonshon  (SJS) penyakit akibat alergi obat berlebihan. 

Sindrom Steven-Johnson (SJS) termasuk penyakit yang cukup jarang di Indonesia, namun merupakan kondisi yang serius. Penyakit ini menyebabkan kulit penderitanya gatal-gatal, melepuh, bahkan sampai mengelupas akibat dari reaksi berlebihan terhadap obat dan infeksi tertentu.

Orang yang terkena Stevens-Johnson Syndrome harus buru-buru dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, sedangkan masa pemulihannya bisa memakan waktu berminggu-minggu. Bahkan jika gejalanya sangat parah, penyakit ini bisa mengakibatkan kematian. Baca terus untuk mengetahui sindrom Steven-Johnson selengkapnya.(rls/ yul)
 

 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 16 August 2019 03:08:55
Peduli Dampak Asap Karlahut Polres Pelalawan Berikan Penyuluhan dan Bagikan Masker
 Selasa, 30 Juli 2019 17:25:10
Kabut Asap, Diskes Riau Sebut Warga Mulai Terserang ISPA
 Rabu, 24 Juli 2019 01:07:32
TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) Pulau Rupat Kab. Bengkalis Berlangsung Sukses Masyarakat Puas
 Selasa, 23 Juli 2019 06:07:00
Teh Herbal Anti Oksidan Karya Mahasiswa Unri
 Selasa, 23 Juli 2019 06:07:08
Mengonsumsi Minuman ini, dapat Cegah Berbagai Penyakit
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca