Tim Pengabdian Universitas Riau Melaksanakan Sosialiasi Budidaya dan Pengolahan Ikan di Kampung Keranji Guguh
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 18 August 2019 04:08:23
Tim Pengabdian Universitas Riau Melaksanakan Sosialiasi Budidaya dan Pengolahan Ikan di Kampung Keranji Guguh
 
Tim Pengabdian Universitas Riau Melaksanakan Sosialiasi Budidaya dan Pengolahan Ikan di Kampung Keranji Guguh

UTUSANRIAU.CO, SIAK, KERANJI GUGUH – Tim Pengabdian Universitas Riau yang berada di Kampung Keranji Guguh, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak melaksanakan program sosialisasi budidaya dan pengolahan ikan di Kampung Keranji Guguh, Kamis (15/08/2019).

Koordinator Desa Tim Pengabdian Universitas Riau di Kampung Keranji Guguh, Galih Razuna Alghifari memberikan keterangan bahwa program ini merupakan salah satu langkah Tim Pengabdian Universitas Riau yang di tempatkan di kampung Keranji Guguh untuk menggali potensi desa agar menjadi lebih optimal. 
Program sosialisasi budidaya dan pengolahan ikan ini bekerjasama dengan penyuluh perikanan Kecamatan Koto Gasib yaitu Jamalus Ishak S.Pi.

“Program ini adalah salah satu bentuk pengoptimalan potensi yang dimiliki oleh Kampung Keranji Guguh, dan kami tim pengabdian Universitas Riau melihat beberapa potensi yang belum terkelola ataupun optimal dalam pemanfaatannya dan salah satu potensi yang belum optimal tersebut adalah dalam bidang perikanan, padahal warga di Kampung Keranji Guguh yang memiliki kolam ikan terbilang cukup banyak,” jelas Galih.

Dijelaskannya, selama 1 bulan Tim Pengabdian Universitas Riau berada di Kampung Keranji Guguh, potensi perikanan yang ada di Kampung Keranji Guguh tersebut belum dapat memberikan keuntungan yang maksimal bagi yang mencoba usaha tersebut, ini di sebabkan kurangnya relasi penjual ikan dengan pihak yang mau menampung atau membeliikan - ikan yang telah masuk waktu panen. 

Potensi perikanan di Kampung Keranji Guguh sangat dapat menguntungkan bagi warganya apabila di kelola dengan baik dan telah memiliki pembeli yang siap menampung setiap memasuki waktu panen, selain itu potensi perikanan ini juga dapat menyeimbangi potensi perkebunan kelapa sawit yang ada di Kampung Keranji Guguh, “Oleh karena itu, kami ingin masyarakat tidak hanya fokus pada potensi perkebunan sawit yang telah ada, kami ingin masyarakat dapat mengoptimalkan potensi lain yang ada di Kampung Keranji Guguh agar penghasilan yang di dapatkan oleh masyarakat tidak hanya bergantung pada kelapa sawit,” imbuhnya.
 

 
 
Tim Pengabdian Universitas Riau Melaksanakan Sosialiasi Budidaya dan Pengolahan Ikan di Kampung Keranji Guguh

Galih menuturkan, program ini sebenarnya tidak hanya memberikan ilmu mengenai budidaya ataupun pengolahan ikan, akan tetapi juga di berikan ilmu bagaimana pemasaran ataupun menjalin relasi dengan pihak-pihak yang mau menampung penjualan ikan. 

Program ini secara mendalam membahas bagaimana budidaya ikan lele dan ikan nila, begitu pula dengan pengolahannya yang mana masyarakat di ajarkan mengolah ikan lele menjadi bakso lele dan kemudian bagaimana cara memasarkannya agar dapat menarik pembeli.

Sementara itu, Penghulu Kampung Keranji Guguh, yakni M.Noor memberikan dukungan terhadap program yang di lakukan oleh Tim Pengabdian Universitas Riau tersebut.

Menurutnya, potensi yang dimiliki oleh Kampung Keranji Guguh sangatlah banyak oleh karena itu hanya perlu waktu dan inovasi inovasi dalam memanfaatkan potensi tersebut.

“Kampung Keranji Guguh banyak memiliki potensi, namun potensi kampung yang saat ini mendominasi adalah potensi perkebunan kelapa sawit karena telah ada sejak dulu, oleh karena itu masyarakat saat ini terlalu bergantung pada potensi kelapa sawit yang telah ada. Karena itu perlu inovasi - inovasi pemanfaatan potensi kampung dan ajakan kepada masyarakat agar menggali potensi-potensi yang ada sehingga dapat menjadi nilai tambah serta penghasilan bagi masyarakat itu sendiri. 

Oleh karena itu, saya berharap dengan di laksanakannya program ini masyarakat dapat menggali potensi kampung khususnya dalam potensi perikanan,” ujar M.Noor. **rls
 

 
 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 13 September 2019 04:09:57
Coming Soon! Cetak Generasi Cerdas Melalui Pekan Raya Biologi 2020
 Kamis, 12 September 2019 07:09:00
Innalillahiwainnailaihirojiun, Rektor Unri Ucapkan Belasungkawa Wafatnya Presiden RI ke III BJ Habibie
 Minggu, 08 September 2019 05:09:18
Saatnya Universitas Dukung Percepatan Pertumbuhan Indonesia
 Rabu, 03 Juli 2019 08:09:24
Tim KUKERTA UNRI Terlibat dalam Acara Marawang Basamo di Desa Sikijang, Logas Tanah Darat, Kuansing
 Sabtu, 31 August 2019 05:08:43
Kembali Mahasiswa Malaysia Kunjungi Politeknik Bengkalis Lakukan Konservasi Bakau
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca