Mahasiswa Kukerta UNRI Ajarkan Cara Membuat Sabun Cuci Piring Kepada Warga Desa Tanjung Balam
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 19 August 2019 08:08:18
Mahasiswa Kukerta UNRI Ajarkan Cara Membuat Sabun Cuci Piring Kepada Warga Desa Tanjung Balam
 
Mahasiswa Kukerta UNRI Ajarkan Cara Membuat Sabun Cuci Piring Kepada Warga Desa Tanjung Balam

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - MahasiswaKuliahKerjaNyata (Kukerta) Universitas Riau diDesa Tanjung Balam, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riaulakukan kegiatanpelatihanpembuatansabuncuci piring yang berlangsungdi Aula Kantor Desa yang dipanduolehmahasiswaKukerta dan diikuti oleh kelompok PKK Desa Tanjung Balam.

Kegiatan pelatihan ini disambut dengan antusias oleh warga desa terkhusus ibu-ibu PKK dan Kepala Desabeserta seluruh peserta yang hadir. Denganadanyapengetahuanbarutentangcarapembuatan sabun cuci piring, banyakibu-ibu PKK yang bersemangat dalam proses pembuatannyadiselingi dengan canda tawa antara mahasiswa Kukerta dengan ibu-ibu yang hadir. 

Pembuatansabuninimenggunakanbahan-bahan yang tidak sulit untuk didapatkan dan tentunya dengan harga yang terjangkau yaitutexapon, garam dapur, pewangi(Essential Oil)danpewarnamakanan. 

 
 
Mahasiswa Kukerta UNRI Ajarkan Cara Membuat Sabun Cuci Piring Kepada Warga Desa Tanjung Balam

Dengan bahan yang cukup sederhana ini, pembuatannya pun mudah sehinggal dapat dilakukan sendiri di rumah. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat membangun kreatifitas warga desa dalam membuat dan mengembangkan produk sabun cuci piring buatan sendiri, sehingga nantinya warga dapat berwirausaha dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Kepala Desa Tanjung Balam, Sibus mengatakan sangat mengaspresiasi kegiatan ini, karena sebelumnya memang belum ada didapatkan di desa ini.

"Kami tentunya sangat mengapresiasi dan mendukung apapun kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Kukerta selagi itu baik untuk desa ini, apalagi sosialisasi atau praktek pembuatan langsung tentang sabun cuci piring ini belum pernah kami dapatkan di desa ini.Dan dengan kegiatan ini harapannya ibu-ibu kita dapat memproduksi sendiri sabun cuci piring, bahkan bisa untuk kita jadikan usaha bersama nantinya", ujar Kepala Desa.

Sabun cuci piring ini terbilangmurah dan memiliki kualitas yang hampir sama dengan produk yang laris dipasaran, sehingga sangat berpotensi untuk bersaingdandapat dijadikan alternatif pengganti sabun cuci piring yang biasa digunakan di rumah.**rls
 

 
 
INFO TERKAIT 
 Jumat, 13 September 2019 04:09:57
Coming Soon! Cetak Generasi Cerdas Melalui Pekan Raya Biologi 2020
 Kamis, 12 September 2019 07:09:00
Innalillahiwainnailaihirojiun, Rektor Unri Ucapkan Belasungkawa Wafatnya Presiden RI ke III BJ Habibie
 Minggu, 08 September 2019 05:09:18
Saatnya Universitas Dukung Percepatan Pertumbuhan Indonesia
 Rabu, 03 Juli 2019 08:09:24
Tim KUKERTA UNRI Terlibat dalam Acara Marawang Basamo di Desa Sikijang, Logas Tanah Darat, Kuansing
 Sabtu, 31 August 2019 05:08:43
Kembali Mahasiswa Malaysia Kunjungi Politeknik Bengkalis Lakukan Konservasi Bakau
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca