BI Sosialisasikan QRIS sebagai Standar QR Code
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 20 August 2019 07:08:34
BI Sosialisasikan QRIS sebagai Standar QR Code
KETERANGAN GAMBAR :
BI Sosialisasikan QRIS sebagai Standar QR Code

UTSANRIAU.CO, PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Riau mulai mengenalkan QR Code Indonesian Standar (QRIS) sebagai standar QR Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking, Senin (19/8/2019).

Launching QRIS ini sendiri telah dilaksanakan pada Sabtu (17/8/2019) kemarin, atau bertepatan dengan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI Perwakilan Riau, Syahrul Baharisyah mengatakan, implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020.

Waktu tersebut, ujarnya, akan dimanfaatkan untuk masa transisi persiapan bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). Di mana, peluncuran QRIS merupakan salah satu implementasi visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025, yang telah dicanangkan pada Mei 2019 lalu.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, QRIS mengusung semangat UNGGUL, yang merupakan singkatan dari universal, gampang, untung, dan langsung. Akronim ini mempunyai makna bahwa QRIS bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inilusi keuangan, dan memajukan UMKM.

"Pada akhirnya QRIS dapat mendorong pertumbuhan ekonomi," kata Syahrul di Kantor BI Perwakilan Riau, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Ia menjelaskan, bahwa Universal memiliki makna QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri.

Kedua, Gampang, artinya masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel.

Ketiga, Untung, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel.

Keempat, langsung artinya transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran.

QRIS, ungkap Syahrul, disusun oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dengan menggunakan standar internasional EMV Co.1 untuk mendukung interkoneksi instrumen sistem pembayaran yang lebih luas dan mengakomodasi kebutuhan spesifik negara.

"Sehingga memudahkan interoperabilitas antar penyelenggara, antar instrumen, termasuk antar negara," urainya.

Untuk tahap awal, QRIS fokus pada penerapan QR Code Payment model/Merchant Presented Mode (MPM) dimana penjual (merchant yang akan menampilkan QR Code pembayaran untuk dipindai oleh pembeli ketika melakukan transaksi pembayaran.

Sebelum siap diluncurkan, spesifikasi teknis standar QR Code dan interkoneksinya telah melewati uji coba (piloting) pada tahap pertama pada bulan September hingga Nobember 2018 dan tahap kedua pada bulan April hingga Mei 2019. **urc/mcr

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 12 September 2019 08:09:21
Bupati HM Harris Resmikan Operasional Bank Riau Kepri Di Kecamatan Teluk Meranti
 Minggu, 08 September 2019 05:09:15
Cari pembiayaan,Industri WOWS Disarankan Masuk Pasar Modal
 Minggu, 08 September 2019 10:09:32
Akademisi Kembangkan Inovasi Jajanan Berbasis Ikan
 Jumat, 06 September 2019 08:09:52
Jalin Kerjasama, Kamar Dagang Amerika Serikat Minati Industri Kreatif Pemprov Riau
 Kamis, 05 September 2019 07:09:25
Pemprov Riau Gelar Riau Investment Forum 2019
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca