Masyarakat Heterogen Tetap Menjaga Kebersamaan dan Persatuan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Rabu, 21 August 2019 09:08:57
Masyarakat Heterogen Tetap Menjaga Kebersamaan dan Persatuan
KETERANGAN GAMBAR :
Ketua MUI Pelalawan, H Iswadi M Yazid Lc MA

UTUSANRIAU.CO, PANGKALAN KERINCI - Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia  (MUI) Kabupaten Pelalawan  menghimbau masyarakat tidak terprovokasi tindak kekerasan berbau suku, agama, ras dan antat golongan  (SARA) yang terjadi di Surabaya , Malang dan Papua. Sesama anak bangsa atau masyarakat yang heterogen diajak tetap menjaga kebersamaan dalam persatuan dan kesatuan NKRI.

"MUI Kabupaten Pelalawan menyesalkan terjadinya tindak kekerasan yang diduga  berbau sara di Surabaya, Malang dan di Papua" kata Ketua MUI Pelalawan, H Iswadi M Yazid Lc MA, Rabu (21/08) di Pangkalan Kerinci.

Kejadian Surabaya, Malang dan Papua terkini perlu disikapi dengan bijak, ini sangat urgen bagi masyarakat kabupaten Pelalawan yang heterogen. "Kejadian ini sangat prihatin perlu disikapi dengan bijak, agar kedamaian, kebersamaan dan kerukunan tetap terjalin. Persatuan dan kesatuan tetap terjaga kita bersaudara" sebut Alumni Al Azhar University, Kairo, Mesir. Karena isu isu diduga berbau sara sangat sensitive dapat mengganggu  ketentraman dan rasa kebersamaan di kalangan anak bangsa.

"Indonesia milik kita bersama yang terdiri banyak suku, agama, daerah, dan lainnya. Kita heterogen yang hsrus dijaga dan dipelihara bersama juga. Kita harus tenang, sabar dan mengendalikan diri serta tidak terprovokasi oleh idu isu yang memecah belah prrsatuan dan kesatuan kita" ajaknya untuk selalu jernih berpikir dan sejuk dalam masyarakat.

Diminta juga agar aparat keamanan tetap bekerja secara profesional dan proporsional , sehingga tidak menimbulkan masalah baru. "Kepada aparat keamanan dan penegak hukum, MUI menghimbau agar aparat keamanan tetap bekerja secara profesional dan proporsional , sehingga tidak menimbulkan masalah baru. Masalah yang terjadi segera teratasi," pungkasnya. EP

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 12 September 2019 07:09:26
Bahas Blok Rokan, DPR RI Undang LAM Riau
 Jumat, 06 September 2019 08:09:39
Ucapkan Terimakasih, LAMR Apresiasi Langkah Gubri Bentuk Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal
 Selasa, 20 August 2019 07:08:31
Tokoh Lintas Agama Memberikan Kejernihan dan Kesejukan
 Selasa, 20 August 2019 07:08:00
Dr Chaidir Terpilih Jadi Ketua FKMR Riau
 Senin, 19 August 2019 08:08:42
Tokoh Masyarakat Riau Syukuri Penganugerahan Gelar Tenas
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca