Penerapan Teknologi Industri 4.0, Berkontribusi Positif Bagi Industri Manufaktur
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Jumat, 30 August 2019 05:08:08
Penerapan Teknologi Industri 4.0, Berkontribusi Positif Bagi Industri Manufaktur
KETERANGAN GAMBAR :
Penerapan Teknologi Industri 4.0, Berkontribusi Positif Bagi Industri Manufaktur

UTUSANRIAU.CO, JAKARTA - Implementasi teknologi industri 4.0 memberikan manfaat besar bagi industri manufaktur karena ada hal-hal baru yang bisa diperoleh dan mampu meningkatkan produktivitas dan mutu produk yang dihasilkan. 

Melalui teknologi yang serba otomatis itu bisa menjadi jembatan komunikasi antara mesin dengan manusia atau mesin dengan mesin lainnya yang terlibat dalam sebuah kegiatan.

“Dengan menerapkan teknologi 4.0, kita bisa mengetahui alur proses produksi dan hasil yang akan diperoleh. Karenanya, kita sudah bisa memprediksi hasil atau output dari kegiatan produksi itu. Hal ini tidak ditemukan dalam era teknologi sebelumnya,”  Yudha Agus TB Head Manufacturing PT Kalbe Morinaga Indonesia, dalam diskusi panel mengenai Industri 4.0 di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Konsekuensi penerapan teknologi di RI 4.0, maka juga harus dilakukan oleh pelaku usaha di sektor industri dalam negeri mengingat era digitalisasi pun memberikan dampak positif bagi kegiatan produksi di sektor industri. 

“Suka tidak suka, mau tidak mau, era tersebut sudah datang dan kita tidak bisa lagi menolaknya,” kata Yudha Agusnya.

Teknologi industri 4.0 yang digaungkan Kementerian Perindustrian tahun 2018 itu kini sudah mulai banyak diterapkan oleh berbagai sektor industri di dalam negeri. 

Guna meningkatkan pemahaman dan informasi mengenai penerapan teknologi industri 4.0, Hannover Messe bersama dengan SingEx Exhibitions Pte.Ltd (anak usaha dari SingEx Group), akan menggelar pameran bertema Industrial Tranformation ASIA-FACIFIC  di Singapura, 22-24 Oktober 2019.

"Negara Indonesia merupakan Partner Country Hannover Messe 2020, dimana Hannover Messe ini merupakan cikal bakal lahirnya revolusi industri 4.0. Iven Hannover Messe ini menjadi sarana Indonesia untuk menarik investasi serta menunjukkan kesiapan Indonesia dalam bertransformasi menuju industri 4.0, " katanya.

Asisten Direktur  SingEx Holding Pte.Ltd, Esther Faith Lew, pameran itu dirancang sebagai sebuah perjalanan belajar, mencakup kegiatan-kegiatan dan program-program secara daring (online) dan luring (offline) bagi grup-grup sasaran dari berbagai sektor industri dan pasar.

“Pameran ini menyasar kebutuhan para peserta dan tingkat pemahaman serta pengadopsian teknologi industri 4.0 yang berbeda-beda,” ujar Esther.

Dijelaskan, dalam pameran ini akan ada  banyak demo penerapan teknologi dan solusi industri 4.0 yang terfokus pada otomasi industri, additive manufacturing, pabrik digital, intralogistis dan energi terpadu.

“Peserta juga bebas menghadiri sesi-sesi presentasi terbuka yang diinisiasi oleh berbagai komunitas, diskusi dan debat yang diarahkan untuk menjawab  berbagai tantangan dan solusi praktis guna pengadopsian secara progresif dari industri 4.0,” ucapnya. **bam

 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 28 August 2019 05:08:38
Cara Masyarakat Dapat Mengenal Teknologi Lebih Dekat
 Rabu, 28 August 2019 05:08:51
Jusuf Kalla: Inovasi Harus Bisa Komersialkan
 Selasa, 20 August 2019 04:08:20
Urgensi Pembentukan RUU Energi Baru Terbarukan Perlu Dikaji Lebih Lanjut
 Rabu, 07 August 2019 08:08:03
Meski Cepat, Cara Ganti Cover Jok Ini Punya Kekurangan
 Rabu, 17 Juli 2019 06:07:56
Gubernur Syamsuar Ingin TTG Provinsi Kembali Dilaksanakan
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca