Bahas Blok Rokan, DPR RI Undang LAM Riau
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 12 September 2019 07:09:26
Bahas Blok Rokan, DPR RI Undang LAM Riau
KETERANGAN GAMBAR :
Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), melalui Komisi VII, secara resmi mengundang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), membicarakan pengelolaan ladang minyak Blok Rokan, Senin mendatang (16/9/19). LAMR akan dipertemukan dengan Pertamina dan Chevron Pacifik Indonesia di lembaga tinggi negara tersebut.

"Kami sangat menghargai undangan itu dan insa Allah, rombongan LAMR akan memenuhi undangan tersebut dengan bahagia," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar, kepada pers hari Rabu (11/9). 

Ia menjelaskan, pihaknya memang meminta Komisi VII DPR RI memfasilitasi pertemuan dengan Pertamina berkaitan dengan pengelolaan Blok Rokan. Sebab selama ini, komunikasi dengan Pertamina belum memperoleh gambaran yang memadai. 

Dijelaskannya, atas limpahan berbagai komponen masyarakat, LAMR bertemu dengan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Acandra Tahar pertengahan Agustus 2018. Waktu itu Wamen berjanji akan memberi kesempatan kepada daerah untuk ikut pengelola Blok Rokan. Ia bahkan berjanji akan mempertemukan LAMR dengan Pertamina.

Cuma pertemuan itu belum pernah terjadi meski tetap ditagih LAMR. Dalam keadaan demikian, Pertamina menyatakan akan melepaskan saham pengelolaan kepada pihak lain.

"Padahal, kita juga mampu untuk itu," kata Datuk Seri Syahril. 

Cuma LAMR tidak patah arang, berbagai upaya tetap dilakukan agar dialog dengan Pertamina dapat terjalin. Dia kembali menyebutkan bahwa LAMR melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Adat (BUMA) yang dibentuknya mampu mengelola Blok Rokan. Berbagai dukungan telah mereka peroleh baik secara sumber daya manusia, tetapi juga teknologi dan finansial. 

Untuk itu LAMR mohon doa restu dari masyarakat Riau wabillkhusus masyarajat adat Melayu Riau, sehingga ke depan anak kemanakan bisa lebih banyak berkiprah di eks ladang minyak Chevron itu.

Sebelumnya, peran orang Riau di Blok Rokan yang pernah mencapai produksi sejuta barel per hari tersebut,  sangat terbatas. **mcr/urc

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 03 Oktober 2019 10:10:19
LAM Riau Perjuangkan Masyarakat Tempatan
 Rabu, 02 Oktober 2019 06:10:50
Ketua FKUB Pelalawan H Fadil Harahap Selalu Galang Kerukunan Dan Berbuat Baik
 Jumat, 06 September 2019 08:09:39
Ucapkan Terimakasih, LAMR Apresiasi Langkah Gubri Bentuk Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal
 Rabu, 21 August 2019 09:08:57
Masyarakat Heterogen Tetap Menjaga Kebersamaan dan Persatuan
 Selasa, 20 August 2019 07:08:31
Tokoh Lintas Agama Memberikan Kejernihan dan Kesejukan
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca