Tim Wasrik Karhutla Mabes Polri Cek Penanganan Karhutla di Pelalawan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Kamis, 26 September 2019 08:09:28
Tim Wasrik Karhutla Mabes Polri Cek Penanganan Karhutla di Pelalawan
KETERANGAN GAMBAR :
Tim Wasrik Karhutla Mabes Polri supervisi dan asistensi di Kabupaten Pelalawan 25 September 2019

UTUSANRIAU.CO, PELALAWAN -  Tim  Pengawasan Pemeriksaan (Wasrik) Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) Mabes Polri mengunjungi Mapolres Pelalawan Rabu (25/09) di Pangkalan Kerinci.

Ketua tim Kombes Pol Drs.Syahri Gunawan, MH MM, didampingi Kombes Pol Drs.Lukas Arry Dwiko Utomo,  Kombes Pol Wawan Munawar, Sik dan, AKBP Andrie Rondonuwu SIk. Kedatangan tim wasrik didampingi Karoops Polda Riau Kombes Pol Drs Rachmat Widodo , AKP Firdaus Anggota  Itwasda Polda Riau.

Rombongan disambut Kapolres Pelalawan AKBP Muhammad Hasyim Risahondua SIk  MSi dihari pertama bertugas memimpin Polres Pelalawan.

Bersama wakapolres Kompol Rezi Darmawan, Kabag Ops Kompol Daud Sianturi SSos MM dan pejabat utama (PJU) Polres Pelalawan.
AKBP Muhammad Hasyim Risahondua sebelumnya bertugas Kapolres Kabupaten Rokan Hulu Riau menjadi Kapolres Pelalawan menggantikan AKBP Kaswandi Irwan SIk yang pindah tugas menjadi wakil direktur resesrse (Wadirres) Narkoba Polda Jambi.

Kedatangan tim wasrik karhutla mabes Polri Rabu 25 September 2019 menambah catatan kunjungan petinggi petinggi Polri dari Jakarta. Rombongan Kapolri Jend M Tito Karnavian sudah tiga kali, kunjungan Rombongan Presiden Jokowi di Desa Merbau Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan  17 September 2019.

Ditambah kunjungan petinggi petinggi Mabes Polri dan Polda Riau dikarenakan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan.

Padahal karlahut di Kabupaten Pelalawan Riau bukanlah  terparah di Riau. Dan Propinsi Riai bukan pula karlahut  terparah di Indonesia.

Namun dengan kunjungan tim wasrik Mabes Polri ini semoga menjadikan kabupaten Pelalawan bebas dari karhutla minimal kejadian karhutla semakin minim dan segera dapat diatasi.

Tim wasrik melakukan rapat Supervisi dan Asistensi Penanganan Karhutla di pimpin tim wasrik diRuang Data Polres Pelalawan. Kapolres , wakapolres dan seluruh PJU ikut mendengar supervisi dan asistensi tim wasrik.

Tim wasrik juga melakukan kegiatan kunjungan lokasi karhutla untuk mengetahui Kegiatan yang dilakukan polres dan jajaran.  Apa upaya dilakukan dilapangan terkait pencegahan dan penanggulangan.

"Tim ini juga melakukan supervisi dan asistensi terkait Kegiatan yang dilakukan polres dan jajaran.  Apa upaya dilakukan dilapangan terkait pencegahan dan penanggulangan, kordinasi dengan instansi terkait. Juga terkait penanganan kasus kasus hukum karhutla," ujar Kombes Pol Drs.Lukas Arry Dwiko Utomo di sela sela peninjauan lapangan.

Tim wasrik juga meninjau lokasi bekas terbakar yakni  melakukan pengecekan karhutla di lokasi di KM 11 Jalan Koridor PT. RAPP Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan Riau.

Lokasi bekas karhutla lebih kurang 170 hektar milik KUD Tani Tuah Negeri dan kebun masyarakat Desa Rantau Baru dan Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Tim memeriksa kultur tanah gambut, dan mencongkel tanah gambut yang mengeluarkan asap.

"Lahan gambut ini, dicongkel berasap dan jika tidak ada pendinginan atau penyiraman atau hujan terus menerus berasap," kata Lukas.

Tim juga meninjau upaya pembuatan kanal bloking sebagai upaya pencegahan dan mempermudah penanggulangan jika terjadi karlahut. "Kanal bloking yang dibangun untuk menahan air. Agar lahsn gambut tidak kering. Dan jika terjadi karlahut dapat segera diatasi jika ada air" jelasnya.

Sulitnya air dilokasi karlahut juga disaksikan tim wasrik. "Air sangat sulit didapat dilokasi karhutla. Untuk itu kanal bloking dan embung harus dibangun dan dirawat. Agar karhutla tidak terjadi lagi. Setiap polsek polsek harus menginventarisir jumlah kanal bloking dan embung yang ada . Jika ada karlahut juga dapat segera teratasi" sebutnya.

Mengenai kordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait dan pelaku ussha harus jelas. "Apa saja kewajiban dan tanggung jawab berbagai instansi harus kordinasi secara transfaran. Mabes Polri sangat atensi terkait karhutla yang terjadi. Tim ini menggali informasi peran dari pemerintah, dan instansi lain, pelaku usaha" kata Lukas.

Usai peninjauan lapangan lokasi lokasi karhutla, tidak terlihat lagi api hanya asap tipis dan aparat masih melakukan penyiraman untuk proses pendinginan. Tim wasrik selanjutnya melakukan rapat bersama rombongan  di Mapolsek Pangkalan Kerinci diruang Kapolsek AKP Novaldi SSos MSi. EP

 
INFO TERKAIT 
 Selasa, 15 Oktober 2019 04:10:37
Polisi Gerebek Kafe Pangkalan Gondai Dua Pelaku Narkoba Diamankan
 Minggu, 13 Oktober 2019 01:10:37
Seorang Pelajar Tewas, Tabrakan Beruntun di Jalan Lintas Timur Km 53 Pelalawan
 Minggu, 13 Oktober 2019 08:10:49
Kapolda Riau : Perkembangan Penegakan Hukum Karhutla akan Disampaikan Cepat dan Akurat
 Sabtu, 12 Oktober 2019 08:10:41
Dir Tipidter: Karhutla Berat, Masyarakat Dimohon Mengerti
 Sabtu, 12 Oktober 2019 08:10:54
Pemerintah Komitmen Lakukan Penegakan Hukum Karhutla Secara Serius
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca